Rabu, 22 April 2026

KARHUTLA DI BATAM

Ada Dua Kebakaran Hutan di Batam Terjadi Dalam Sehari, Tim Karhutla Turun Tangan

Dalam sehari, dua kebakaran terjadi di Batam, Rabu (25/3). Lokasi pertama di kawasan hutan di area wisata, Galang. Lokasi kedua di hutan Bukit Daeng

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Istimewa
KARHUTLA DI BATAM - Tim Karhutla Polda Kepri bersama unsur terkait turun melakukan pemadaman titik api di kawasan hutan Pantai Nirwana di Galang Baru, Batam, Rabu (25/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dua kebakaran hutan di Batam terjadi dalam sehari, Rabu (25/3) lalu
  • Pertama di kawasan hutan di area wisata dekat Pantai Nirwana Galang Baru, kedua di kawasan hutan Bukit Daeng
  • Tim Karhutla Polda Kepri dan unsur terkait turun tangan padamkan api

 

 BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dalam sehari, dua kebakaran terjadi di Batam, Rabu (25/3/2026). Lokasi pertama di kawasan hutan di area wisata, tepatnya di Pantai Nirwana, Galang Baru. Kemudian di kawasan hutan Bukit Daeng. 

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran karena terjadi di lokasi yang dikenal sebagai destinasi wisata alam.

Kobaran api muncul di tengah cuaca panas dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi mengancam kelestarian lingkungan serta daya tarik wisata di kawasan itu. 

Asap yang membumbung juga sempat mengganggu kenyamanan pengunjung dan masyarakat sekitar.

Menindaklanjuti kejadian itu, Tim Karhutla Polda Kepri bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman. 

Petugas berjibaku mengendalikan api di area hutan yang cukup sulit dijangkau, agar kebakaran tidak meluas ke titik lain, termasuk area wisata yang ramai dikunjungi.

Selain pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa yang dapat memicu kebakaran kembali.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, mengatakan insiden kebakaran telah berhasil ditangani tim Karhutla. 

"Berkat respons cepat dan sinergi antarinstansi, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merusak lebih luas kawasan hutan wisata maupun mendekati permukiman warga," ujarnya, Kamis (26/3/2026). 

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian kawasan wisata alam dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di kawasan wisata yang rentan terhadap kebakaran.

Jika melihat titik api, Nona mengimbau masyarakat agar melaporkan melalui Call Center 110 atau aplikasi Polri Super Apps. 

(TribunBatam.id/bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved