Kamis, 23 April 2026

SAMPAH DI BATAM

DLH Batam Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah di Jalan Sei Binti Sagulung

DLH Batam kerahkan alat berat untuk bersihkan sampah yang menumpuk di sepanjang Jalan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Kamis (2/4)

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id
ALAT BERAT - DLH Batam kerahkan satu unit alat berat dan belasan truk sampah untuk memindahkan sampah di Jalan Sei Binti, Kecamatan Sagulung ke TPA Punggur, Kamis (2/4/2026) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tumpukan sampah di sepanjang Jalan Sei Binti, Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Kamis (2/4/2026).

Satu unit alat berat dan sejumlah truk dikerahkan, untuk membersihkan area sepanjang kurang lebih 50 meter di sekitar kawasan Candi Bentar Sei Binti dari tumpukan sampah.

Sampah yang menumpuk di pinggir jalan itu lalu diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur.

Kepala DLH Batam, Dohar Hasibuan, mengatakan proses pembersihan sampah dimulai sejak pukul 10.00 WIB, dan rampung pada sore hari. Kini, lokasi tersebut sudah bersih.

“Seluruh sampah sudah kita angkut ke TPA Punggur. Ada belasan truk yang kita kerahkan untuk membersihkan area ini,” kata Dohar.

Ia mengimbau warga agar tidak kembali membuang sampah di lokasi tersebut. Pasalnya, Jalan Sei Binti bukan merupakan jalur rutin pengangkutan sampah.

“Di jalan ini memang tidak ada rute truk sampah. Kalau masih ada yang buang di sini, pasti akan menumpuk lagi,” tuturnya.

Dohar menyampaikan secara umum, pengangkutan sampah di wilayah Batam, khususnya Sagulung, mulai kembali normal. 

Untuk kawasan padat penduduk, pengangkutan sudah dilakukan rata-rata dua kali dalam seminggu, meskipun masih ada beberapa perumahan yang dilayani sekali seminggu.

Dohar mengimbau masyarakat untuk bersabar dan aktif berkoordinasi jika terjadi keterlambatan pengangkutan.

“Kalau sampah di komplek belum diangkut, silakan lapor ke kelurahan. Nanti akan diteruskan ke kecamatan atau langsung ke DLH,” kata Dohar.

Sementara itu warga setempat, Jamal, mengaku lega dengan pembersihan tersebut. 

Ia menyebut selama ini tumpukan sampah di area itu menimbulkan bau menyengat dan kerap dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Baunya sangat mengganggu, apalagi sering dibakar, asapnya bikin sesak napas,” ujar Jamal.

Ia berharap pemerintah setempat dapat melakukan pengawasan lebih ketat agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah liar.

“Kalau tidak diawasi, nanti pasti menumpuk lagi,” tuturnya. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved