Selasa, 14 April 2026

PENCURIAN DI BATAM

Rayap Besi di Batam Bikin Resah, Polisi Minta Pelaku Usaha Scrap Teliti Asal Barang yang Dibeli

Tekan aksi rayap besi di Batam, Polsek Lubuk Baja datangi pelaku usaha scrap, beri imbauan agar lebih teliti sebelum beli barang dari pihak lain

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
KONFERENSI PERS - Konferensi pers pengungkapan kasus pencurian trafo PLN di Mapolresta Barelang di Batam, beberapa waktu lalu. Polisi melakukan sejumlah upaya tekan aksi rayap besi di Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aksi pencurian fasilitas umum di Kota Batam dalam beberapa waktu terakhir kian meresahkan.

Mulai dari kabel listrik, traffic light, hingga pagar pelabuhan, jadi sasaran para pelaku demi mendapatkan uang cepat.

Kasus-kasus ini pun bukan kejadian tunggal. Polisi menemukan pola yang sama, yakni pencurian dilakukan dengan merusak hingga membongkar fasilitas publik.

Melihat kondisi tersebut, Polsek Lubuk Baja mulai menyasar pelaku usaha scrap atau jual beli besi tua.

Petugas turun langsung ke sejumlah titik, membagikan brosur imbauan kepada para pelaku usaha.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie menegaskan, penadah memiliki peran penting dalam rantai kejahatan.

"Adanya pencurian di beberapa tempat di Batam, kami ingatkan untuk para pelaku usaha lebih teliti terhadap asal-usul barang yang dibeli," ujar Deni, Senin (13/4/2026).

Selain pembagian brosur, petugas juga memberikan edukasi secara langsung kepada para pelaku usaha.

Ia mengingatkan, menerima atau membeli barang hasil kejahatan dapat dijerat pidana.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus peredaran barang curian di Batam.

Sementara itu, dalam pengungkapan yang telah dilakukan Polresta Barelang bersama Polda Kepri, setidaknya ada 19 pelaku berhasil diamankan.

Mereka terlibat dalam sejumlah kasus pencurian fasilitas umum di berbagai lokasi.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M. Debby Tri Andrestian mengatakan, modus pelaku cukup beragam.

Ada yang menggali tanah untuk menarik kabel listrik, lalu mengupasnya demi mengambil tembaga.

Sebagian pelaku bahkan nekat memanjat tower setinggi puluhan meter untuk memotong kabel jaringan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved