Minggu, 17 Mei 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Hari Ini, Soal UWT Perumahan Puskopar, BP Batam Beri Waktu Pengembang Hingga Juni

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Tribun Batam Hari Ini, Soal UWT Perumahan Puskopar, BP Batam Beri Waktu Pengembang Hingga Juni

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
Dokumentasi BPBD Karimun/Fairoz Zamani
POHON TUMBANG DI KARIMUN - Hujan lebat di Karimun menyebabkan pohon tumbang di Jalan Teuku Umar, Kabupaten Karimun, Arus lalu lintas sempat dialihkan, Sabtu (16/5/2026) 

"Saat ini proses penutupan bekas galian terus berlangsung," kata Anggota/Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait melansir bpbatam.go.id, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya

Warga Puskopkar Batam Dapat Kepastian UWT, BP Batam Beri Tenggat Pengembang hingga 15 Juni

PERTEMUAN - Warga perumahan Puskopkar Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji saat melakukan rapat pembahasan soal pembayaran UWT yang terkendala, Sabtu (2/5/2026) malam. Pada pertemuan Senin (11/5/2026), pengembang bersedia membayar UWT awal untuk 30 tahun pertama.
PERTEMUAN - Warga perumahan Puskopkar Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji saat melakukan rapat pembahasan soal pembayaran UWT yang terkendala, Sabtu (2/5/2026) malam. Pada pertemuan Senin (11/5/2026), pengembang bersedia membayar UWT awal untuk 30 tahun pertama.(Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Titik terang persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopar, Batu Aji, Batam, akhirnya didapat.

Hal ini setelah Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengadakan pertemuan dengan perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026) lalu.

Hasil kesepakatan dalam pertemuan itu, pihak pengembang akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.

BP Batam memberikan batas waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang.

"Kami memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026," kata Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, melansir bpbatam.go.id, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya

Kepri Dukung Program Koperasi Merah Putih, Nyanyang Soroti Tantangan Infrastruktur Kepulauan

FOTO BERSAMA - Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura bersama Ketua DPRD Kepri, Wali Kota Batam, serta unsur Forkominda berfoto bersama usai mengikuti peluncuran 1.061 KDMP oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Pasar Hang Tuah, Batu Besar, Kota Batam, Sabtu (16/5/2026). (Uya/DISKOMINFO KEPRI)
FOTO BERSAMA - Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura bersama Ketua DPRD Kepri, Wali Kota Batam, serta unsur Forkominda berfoto bersama usai mengikuti peluncuran 1.061 KDMP oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Pasar Hang Tuah, Batu Besar, Kota Batam, Sabtu (16/5/2026). (Uya/DISKOMINFO KEPRI)(https://kepriprov.go.id/)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengikuti peluncuran 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Pasar Hang Tuah, Batu Besar, Kota Batam, Sabtu (16/5/2026).

Pada kesempatan itu, Nyanyang menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menyambut baik peluncuran program strategis nasional tersebut sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.

Menurut Nyanyang, semangat pemerataan pembangunan yang diusung melalui program KDKMP sangat relevan bagi daerah kepulauan seperti Kepri yang memiliki tantangan geografis cukup kompleks.

"Walaupun lokus utama peluncuran berada di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, esensi dari pemerataan pembangunan ini gaungnya sampai ke beranda terdepan NKRI, Bumi Segantang Lada, Kepulauan Riau,” ujar Nyanyang.

Ia mengatakan, Kepri merupakan provinsi kepulauan dengan 96 persen wilayah berupa lautan dan hanya 4 persen daratan. 

Baca Selengkapnya

SKK Migas dan KKKS Temui Gubernur Ansar, Bahas Perpanjangan Kontrak Migas di Natuna

CENDERA MATA - Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima cendera mata dari Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut Yanin Kholison dalam pertemuan berlangsung di Gedung Dekranasda Kepri, Tanjungpinang, Rabu (13/5/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)
CENDERA MATA - Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima cendera mata dari Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut Yanin Kholison dalam pertemuan berlangsung di Gedung Dekranasda Kepri, Tanjungpinang, Rabu (13/5/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)(kepriprov.go.id)

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumbagut Yanin Kholison meyakinkan jika hubungan antara pemerintah daerah di Kepulauan Riau dan industri migas selama ini terjalin sangat baik.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved