Kadin Kepri dan Batam Berkurban, Daging Sapi Disalurkan ke Panti Asuhan dan Kaum Duafa
Kadin Kepulauan Riau bersama Kadin Kota Batam menyembelih satu ekor sapi kurban yang dagingnya disalurkan kepada panti asuhan dan kaum duafa
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Batam.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Riau (Kepri) bersama Kadin Kota Batam menyembelih satu ekor sapi kurban. Kemudian daging hewan kurban itu disalurkan kepada panti asuhan dan kaum duafa di Batam.
Hewan kurban tersebut merupakan bantuan dari Kadin Indonesia yang diberikan kepada Kadin di 38 provinsi sebagai bagian dari program nasional "Kadin Berkurban".
Ketua Kadin Kepulauan Riau, Ir. Mustava, mengatakan program tersebut menjadi bentuk kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan Kadin.
"Ini merupakan program Kadin Indonesia. Tahun ini Kadin pusat memberikan hewan kurban kepada Kadin di 38 provinsi untuk dibagikan kepada masyarakat di wilayah masing-masing," kata Mustava usai penyembelihan hewan kurban di depan Kantor Kadin Batam di Kecamatan Batam Kota, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum berbagi, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas antara pengurus Kadin Provinsi Kepri dan Kadin Kota Batam.
"Melalui semangat berkurban dan kebersamaan di momen Iduladha ini, kami ingin mempererat kerja sama serta menumbuhkan semangat pengorbanan dalam membangun daerah," kata Mustava.
Ia mengatakan Kadin Berkurban juga menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Mustava berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun, dengan jumlah hewan kurban yang lebih banyak, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Mustava juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian ekonomi Kepulauan Riau yang terus menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kepri mencapai 7,48 persen, termasuk yang tertinggi secara nasional.
"Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan dinamika geopolitik internasional, Kepri tetap mampu menunjukkan pertumbuhan yang baik," kata Mustava.
Pertumbuhan ekonomi kepri yang terus membaik menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus berkontribusi dalam mendorong perekonomian daerah.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, Mustava mengungkapkan nilai investasi yang diraih BP Batam pada Triwulan I mencapai Rp17 miliar.
"Ini bukti pertumbuhan ekonomi Batam terus membaik dilihat dari pertumbuhan investasi," kata Mustava.
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Kadin Kepri, Sefrizal, mengatakan pendistribusian daging kurban akan dilakukan pada Jumat sore kepada panti asuhan dan kaum duafa yang telah didata sebelumnya.
Sebanyak 10 panti asuhan di Batam menjadi penerima manfaat dalam program tersebut.
Penyerahan secara simbolis akan dilakukan kepada perwakilan beberapa panti asuhan sebagai bagian dari dokumentasi kegiatan yang akan dilaporkan kepada Kadin Indonesia.
"Untuk penyerahan simbolis, kami mengundang perwakilan dari beberapa panti asuhan. Sedangkan untuk pendistribusian keseluruhan, panitia akan mengantarkan langsung ke lokasi masing-masing agar tidak merepotkan pengurus panti maupun penerima manfaat," kata Sefrizal.
Ia menambahkan, selain panti asuhan, daging kurban juga akan dibagikan kepada kaum duafa di sejumlah wilayah di Batam.
Pengantaran dilakukan langsung oleh pengurus Kadin guna memastikan bantuan diterima dengan mudah dan tepat sasaran. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kadin-Kepri-pengurus-berkurban.jpg)