Lingga Terkini
Lapas Dabo di Lingga Terapkan QR Code Streak Digital untuk Perkuat Sistem Keamanan
Lapas Dabo menerapkan sistem kontrol keamanan berbasis QR Code Streak Digital, sebagai bagian dari transformasi digital di lingkungan Pemasyarakatan.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna meningkatkan kualitas pengamanan.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penerapan sistem kontrol keamanan berbasis QR Code Streak Digital, sebagai bagian dari transformasi digital di lingkungan Pemasyarakatan.
Inovasi tersebut dijalankan melalui Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), dengan melakukan pemasangan sejumlah titik QR Code di area-area strategis dan rawan keamanan di dalam Lapas.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubsi Kamtib Lapas Dabo Singkep, Leo Chandra, bersama jajaran staf Kamtib, Senin (26/1/2026).
Penerapan sistem QR Code Streak Digital menjadi jawaban atas kebutuhan pengawasan yang lebih modern, akurat, dan transparan.
Melalui sistem ini, setiap petugas diwajibkan melakukan pemindaian QR Code saat melaksanakan kontrol keliling, sehingga aktivitas pengamanan dapat tercatat secara otomatis dan real-time dalam sistem digital.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal area Lapas terpantau dengan standar keamanan yang tinggi. Dengan sistem QR Code ini, integritas petugas dalam menjalankan kontrol keliling (troling) menjadi lebih terukur dan data yang dihasilkan jauh lebih valid,” ujar Leo Chandra.
Selain meningkatkan akurasi data, menurut Leo, sistem ini juga memudahkan pimpinan dalam memantau kondisi keamanan Lapas secara langsung melalui dasbor digital, tanpa harus menunggu laporan manual.
"Penggunaan teknologi ini sekaligus mendukung kebijakan ramah lingkungan karena mengurangi ketergantungan terhadap administrasi berbasis kertas," tutur Leo.
Ia menilai, implementasi QR Code Streak Digital ini sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju, yakni deteksi dini gangguan keamanan, pemberantasan narkoba, serta penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum, yang diperkuat melalui penerapan prinsip Back to Basics.
"Kami menegaskan komitmen dalam membangun sistem pengamanan yang profesional, modern, dan berintegritas, sekaligus membuktikan bahwa inovasi digital dapat diterapkan secara optimal meski berada di wilayah kepulauan dengan keterbatasan geografis," tambahnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)
| Distribusi Pertalite Diawasi Ketat, Pemkec Lingga Tegaskan Penyalur Dilarang Jual di Atas HET |
|
|---|
| Semarak Hari Kartini di SMAN 1 Lingga, Siswa Tampil Anggun di Fashion Show, Banyak yang Pangling |
|
|---|
| Batam Tektona Kepri Melaju ke Final Anjungan Fest 2026 di Riau, Tiga Atlet Voli Lingga Turut Andil |
|
|---|
| Dari Pintu ke Pintu, Polres Lingga Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah |
|
|---|
| Pemuda di Lingga Dihantam Kunci Beton Karena Tegur Temannya Bernyanyi, Kepalanya Bocor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pengamanan-QR-Lapas-Dabo.jpg)