Jumat, 22 Mei 2026

Baru Kelas 1 MA, Zogy Sudah Tuntaskan Hafalan 30 Juz di Ponpes Darul Iman Lingga

Chazaldy Isfhan Nazogy, santri kelas 1 Madrasah Aliyah Darul Iman yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
PELAJAR LINGGA - Chazaldy Isfhan Nazogy, santri kelas 1 Madrasah Aliyah Darul Iman di Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Suasana haru menyelimuti Area Panggung Pondok Pesantren Darul Iman di Desa Batu Kacang , Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat acara Hablum Ta’aruf santri kelas 6 aliyah baru-baru ini.

Di tengah deretan santri dan wali murid yang memadati ruangan, seorang remaja berusia 16 tahun berdiri tenang sambil menggenggam erat mushaf Al-Qur’an di tangannya.

Ia adalah Chazaldy Isfhan Nazogy, santri kelas 1 Madrasah Aliyah Darul Iman yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an di usia yang masih sangat muda.

Pencapaian itu sontak menjadi perhatian para tamu yang hadir.

Sebab, di saat sebagian pelajar seusianya masih berjuang menuntaskan hafalan beberapa juz, Zogy, sapaan akrabnya, justru telah menuntaskan hafalan Al-Qur’an secara penuh bahkan sebelum menamatkan pendidikan pesantrennya.

Momen paling mengharukan terjadi ketika remaja tersebut memasangkan mahkota kepada kedua orang tuanya.

Tangis sang ayah dan ibu pecah seketika.

Mata mereka berkaca-kaca saat berdiri di hadapan putranya yang kini menjadi seorang hafidz Qur’an.

Sejumlah tamu yang menyaksikan prosesi itu pun tak kuasa menahan air mata.

Suasana di bahwa tenda panggung itu berubah hening, hanya terdengar isak tangis bahagia dari keluarga dan para wali santri.

Bagi keluarga, capaian itu bukanlah perjalanan singkat.

Hafalan Al-Qur’an yang kini melekat pada diri Zogy merupakan hasil proses panjang yang telah dimulai sejak usia dini.

Remaja tersebut mengaku mulai dikenalkan dengan Al-Qur’an sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak.

“Dari saya TK, saya sudah dibimbing oleh orang tua saya untuk belajar Al-Qur’an. Saya juga disuruh untuk menghafal, katanya biar saya menjadi hafidz Qur’an,” ungkap Zogy kepada TribunBatam.id.

Didikan itu perlahan membentuk kebiasaan dalam dirinya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved