ULAR DI NATUNA
Ular Piton 3,5 Meter Masuk Kandang Ayam Tengah Malam di Natuna, Warga Panggil Damkar
Ular sepanjang sekitar 3,5 meter menyelinap masuk ke kandang dan diduga hendak memangsa ayam warga di Sungai Ulu.
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
Ringkasan Berita:
- Ular sepanjang sekitar 3,5 meter itu menyelinap masuk dan diduga hendak memangsa ternak ayam milik warga
- Pemilik kandang ayam, Karnain, menyadari keberadaan reptil raksasa itu sebelum ayam ternaknya menjadi mangsa
- Kami menerima informasi adanya ular piton besar di permukiman. Petugas tiba di lokasi pukul 23.00 WIB dan langsung evakuasi, ujar Nurhakim
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Warga di Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dibuat kaget dengan kemunculan seekor ular piton di kandang ayam, Rabu (4/2/2026) malam.
Ular sepanjang sekitar 3,5 meter itu menyelinap masuk dan diduga hendak memangsa ternak ayam milik warga.
Kemunculan ular yang tidak jauh dari belakang rumah warga itu, terjadi sekira pukul 22.50 WIB.
Beruntungnya, pemilik kandang ayam, Karnain, menyadari keberadaan reptil raksasa itu sebelum ayam ternaknya menjadi mangsa.
Ia pun segera meminta bantuan warga untuk melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Natuna agar di evakuasi segera.
Beberapa petugas langsung datang dengan perlengkapan lengkap.
Dengan alat pencapit khusus, evakuasi dilakukan hati-hati di area kandang.
Ular yang melilit dan terus bergerak liar itu, berhasil dikendalikan petugas.
Baca juga: Damkar Lingga Evakuasi Ular Cobra dari Bawah Kulkas Rumah Warga
Kasi Sarpras Pengolahan Data dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim, mengatakan laporan yang diterima langsung direspon cepat petugasnya.
“Kami menerima informasi dari warga adanya ular piton besar di permukiman. Petugas tiba di lokasi pukul 23.00 WIB dan langsung melakukan evakuasi,” ujarnya Kamis (5/2/2026) pagi.
Menurutnya, ular jenis piton dengan panjang sekitar 3,5 meter tersebut berhasil diamankan dalam kondisi hidup.
“Evakuasi berjalan aman dan lancar. Tidak ada kerugian, dan ular kami amankan ke Markas sebelum dilepasliarkan ke habitat yang aman," katanya.
Disdamkarmat Natuna mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di area kandang ternak dan pekarangan rumah.
"Warga juga dihimbau rutin membersihkan lingkungan sekitar agar tidak menjadi tempat persembunyian satwa liar seperti ular yang berpotensi membahayakan," tutupnya.
( tribunbatam.id/birrifikrudin )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/MASUKKANDANG.jpg)