Minggu, 3 Mei 2026

KAPAL TERBAKAR DI NATUNA

Breaking News, Kapal Terbakar di Tanjung Kumbik Utara Natuna, Warga Berjibaku Padamkan Api

Kobaran api yang muncul dari bagian belakang kapal disertai kepulan asap hitam pekat, sontak membuat warga Tanjung Kumbik Utara Natuna panik.

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Dok. Warga
KAPAL TERBAKAR - Tangkapan layar video insiden kebakaran kapal kayu atau pompong nelayan di Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (17/3/2026). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Warga Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dikejutkan dengan kemunculan api yang dari sebuah kapal kayu atau pompong milik nelayan, Selasa (17/3/2026) pagi.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat kapal sedang bersandar di dermaga kayu desa setempat.

Kobaran api yang muncul dari bagian belakang kapal disertai kepulan asap hitam pekat, sontak membuat warga sekitar panik.

Mereka khawatir api merambat ke dermaga kayu hingga menjalar ke rumah-rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi.

Tanpa menunggu lama, anak buah kapal (ABK) bersama warga yang berada di sekitar lokasi, berupaya memadamkan api secara manual dengan memanfaatkan air laut.

Tak berselang lama, aparat TNI, Polri bersama pemerintah kecamatan turut datang membantu proses pemadaman.

Puluhan warga juga ikut terlibat memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, termasuk mesin alkon.

Berkat kerja sama itu, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum meluas ke seluruh bagian kapal lain.

Pelaksana Harian (Plh) Camat Pulau Tiga Barat, Nico Lukmana, membenarkan peristiwa kebakaran kapal tersebut.

Ia mengatakan kapal yang terbakar merupakan kapal nelayan jenis rawai milik Budiman, warga setempat.

“Ya benar, kapal yang terbakar itu kapal rawai milik Pak Budiman. Kapal sedang bersandar di pelabuhan saat kejadian,” ujar Nico kepada Tribunbatam.id.

Ia menjelaskan, hingga kini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui secara pasti.

Namun berdasarkan informasi awal yang diterima di lapangan, api diduga muncul dari bagian dapur kapal.

“Awal mula kejadian masih belum bisa dipastikan. Informasi yang kami terima, saat ada yang sedang memasak air di bagian dapur kapal,” ujarnya.

Menurut Nico, api hanya membakar bagian kamar belakang kapal yang juga difungsikan sebagai dapur, sehingga tidak seluruh badan kapal mengalami kerusakan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved