TOPIK
WARGA TANJUNGUBAN DITEMBAK DI MALAYSIA
-
Jenazah Firman sudah dipulangkan ke Bintan, Kamis (27/8) lalu. Berikut fakta terkait pemulangan jenazah
-
Semenjak Madin dan rekannya ditahan otoritas Malaysia Senin (24/8), Elvina belum bisa berkomunikasi dengan suaminya itu
-
Ia mengatakan, keluarga ingin mengetahui mengapa dan atas dasar apa almarhum ditembak saat itu di perairan Malaysia.
-
Banyak warga datang melayat untuk mengantarkan almarhum Firman ke tempat peristirahatan terakhirnya
-
Syukuri mengucap syukur jenazah anaknya bisa tiba di Kabupaten Bintan, setelah penantian beberapa hari untuk proses pemulangan jenazah.
-
Sang istri menangis histeris dan terduduk di ruang tamu melihat suaminya sudah terbujur kaku di hadapannya.
-
Jenazah Firman Bahtiar Amin tiba di Bintan, Kepri. Ia ditembak polisi Malaysia karena tuduhan penyelundupan Murai Batu
-
Saat ini jenazah akan dibawa ke rumah duka yang berada di Jalan Pantai Sakera, Gang Tua Muda, Kampung Bugis, Bintan Utara.
-
Dari informasi yang dihimpun Tribun, jenazah Firman rencananya akan dipulangkan ke Bintan, hari ini, Rabu (26/8/2020).
-
Orang tua Firman mendapat telepon dari orang yang berurusan bisnis burung Murai Batu dengan anaknya di Malaysia.Kapal anaknya belum sampai di Malaysia
-
Rotal mengatakan, sepengetahuannya Firman bekerja sebagai penyedia jasa penjemputan. Bukan peternak burung
-
Polres Bintan sudah berkoordinasi dengan Polda Kepri terkait kasus warga Bintan yang diamankan oleh pihak keamanan otoritas Malaysia
-
Syukuri bilang, saat ini dia sedang mengurus surat-surat kelengkapan agar jenazah anaknya, Firman bisa segera dipulangkan ke Bintan
-
Abang korban Abdul Hamid menuturkan, pihak keluarga baru mengetahui kejadian Firman ditembak di Malaysia pada Senin (24/8) sekira pukul 9.00 Wib
-
Ayah korban, Syukuri membenarkan, anaknya menjadi korban meninggal dunia. Firman meninggalkan rumah pada Minggu (23/8) malam