Korupsi Proyek KTP Elektronik

KPK Panggil Lima Politisi Senayan Untuk Bersaksi. Siapa Saja Mereka?

Ketika proyek pengadaan e-KTP dibahas, Mekeng merupakan pimpinan Badan Anggaran. Ia pun disebut menerima duit 1,4 juta dolar Amerika.

KPK Panggil Lima Politisi Senayan Untuk Bersaksi. Siapa Saja Mereka?
TRIBUNNEWS.COM
Melchias Markus Mekeng 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (6/7), memanggil lima politisi Senayan dalam perkara korupsi KTP-elektronik (e-KTP). Kelimanya adalah Agun Gunandjar, Djamal Azis, Marzuki Alie, Tamsil Linrung dan Melchias Markus Mekeng.

"Diperiksa untuk sebagai saksi untuk tersangka AA (Andi Agustinus alias Andi Narogong)," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Sekitar pukul 09.00 WIB, satu orang saksi sudah hadir, yakni Mekeng. Ketika proyek pengadaan e-KTP dibahas, Mekeng merupakan pimpinan Badan Anggaran. Ia pun disebut menerima duit 1,4 juta dolar Amerika.

Baca: Sekolah Lain Rebutan Kursi, SMKN 3 Batam Justru Sepi Peminat. Ternyata Ini Sebabnya

Baca: Pelaku Sempat Jatuh, Beginilah Detik-detik Sebelum Agus Hujamkan Pisau ke Perut Sutrisno

Baca: MENGEJUTKAN. Ternyata Bukan Sutrisno yang Awalnya Hendak Ditikam Agus Tapi Pria Ini

Ia pun pernah membantah adanya penerimaan duit. Alasannya, ketika itu ia berada di komisi XI yang membidangi ekonomi, keuangan dan perbankan.

Sedangkan yang berhubungan langsung dengan pembahasan e-KTP ialah Komisi II. Lantaran merasa dicatut namanya, Mekeng lantas melaporkan Andi Narogong ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Sementara itu, kemungkinan, Agun tidak akan datang memenuhi panggilan KPK. Hal ini lantaran dirinya menjabat sebagai Ketua Pansus Angket KPK, sehingga harus memimpin tim Pansus untuk berkunjung ke dua lembaga pemasyarakatan (lapas), yakni di Sukamiskin Bandung dan Pondok Bambu Jakarta Timur. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kontan.co.id dengan judul : Kini, giliran lima politisi senayan dipanggil KPK

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved