MENGEJUTKAN, Duterte Umumkan Filipina Keluar dari Mahkamah Kriminal Internasional

Presiden Filipina membuat keputusan mengejutkan. Dia mengumumkan Filipina bakal keluar dari Mahkamah Kriminal Internasional (ICC).

MENGEJUTKAN, Duterte Umumkan Filipina Keluar dari Mahkamah Kriminal Internasional
AFP/ TED ALJIBE
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte 

TRIBUNBATAM.id, MANILA - Presiden Filipina membuat keputusan mengejutkan.

Dia mengumumkan Filipina bakal keluar dari Mahkamah Kriminal Internasional (ICC).

"Dengan sadar, saya mengumumkan Filipina keluar dari ratifikasi Statuta Roma secepat mungkin," kata Duterte Rabu (14/3/2018), dilaporkan oleh Rappler.

Statuta Roma adalah perjanjian yang dibuat pada 17 Juli 1998 di Roma, Italia, dan menjadi dasar terbentuknya Mahkamah Kriminal Internasional.

Meski telah menekankan kata "secepatnya", Filipina tidak serta-merta bisa langsung keluar begitu saja.

Merujuk kepada Statuta Roma, negara yang mengajukan pengunduran diri baru benar-benar keluar setahun sejak suratnya diterima Sekretaris Jenderal PBB.

Baca: Tak Hanya Getol Menembak Mati Bandar Narkoba, Presiden Filipinan Buldozer Puluhan Mobil Mewah

Baca: Untuk Perangi Narkoba, Haruskan Indonesia Sebrutal Filipina? Ini Analisisnya

Namun, Duterte menegaskan bahwa Filipina harus keluar sesegera mungkin.

Dia berkata, sejak awal perjanjian tersebut tidak memihak negaranya.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help