Berita Batam

Bong Sin Lapor ke Polisi. Facebooknya Tak Aktif Sejak 2007, Tiba-tiba Muncul Status Berbau SARA

Ia datang ke Polresta Barelang bersama Pendetanya bernama Gom Haris dan beberapa kerabat dekatnya, Selasa (29/5/2018)

Bong Sin Lapor ke Polisi. Facebooknya Tak Aktif Sejak 2007, Tiba-tiba Muncul Status Berbau SARA
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Bong Sin (kanan) ditemani Pendeta membuat laporan di Polreata Barelang, Selasa (29/5/2018) terkait akun facebooknya dibajak orang dan membuat postingan berbau SARA 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Pemilik Akun Julius Sibagatianglia membuat laporan ke Polresta Barelang karena akun miliknya kena hacker oleh orang tak bertanggungjawab yang kemudian membuat postingan berbau SARA (suku, agama, ras dan antargolongan).

Pemilik akun itu bernama Bong Sin (38). Ia datang ke Polresta Barelang bersama Pendetanya bernama Gom Haris dan beberapa kerabat dekatnya, Selasa (29/5/2018).

Baca: VIDEO! Cara Unik Siswa SMPN 29 Batam Rayakan Kelulusan, Lepas Ratusan Balon dan Lampion

Baca: Belajar Agama Islam, Aktris Lindsay Lohan Sambut Ramadan dengan Tulis Ini di Instagram!

Baca: MENDEBARKAN! Aksi Spiderman Selamatkan Bocah Gelantungan di Gedung Tinggi. Imbalannya Luar Biasa

Bong Sin yang ditemui di Polresta Barelang, Selasa (29/5/2018) siang mengatakan, akun FB atas nama Julius Sibatanglaria itu memang miliknya.

Namun, akun itu sejak tahun 2007 lalu tidak pernah lagi dia pakai.

"Dulu saya lupa password-nya. Makanya saya bikin akun baru. Bisa di cek, sejak tahun 2007 akun itu sudah tidak aktif," kata Bong Sin.

Entah siapa yang melakukan kejahatan ini terhadapnya, tiba-tiba saja masuk pesan WhatsApp-nya yang menanyakan maksud dan tujuan akun miliknya itu membuat status menistakan agama Islam.

"Saya bingung ada teman saya yang menanyakan ini lewat WA. Kemudian saya cek dan ternyata benar. Saya takut nanti orang marah sama saya atas fitnah ini," katanya bercerita.

Baca: Proyek Kereta Cepat Singapura-Kualalumpur Dibatalkan, Empat Hal Penting Ini Patut Diketahui

Setelah bertemu dan konsultasi dengan Pendetanya, ia diantarkan membuat laporan terkait fitnah ini.

Ia bersumpah, kalau akunnya itu sudah dibajak orang tidak bertangung jawab.

"Saya takut dan saya cerita sama Pendeta. Kemudian Pendeta mengarahkan buat laporan. Agar fitnah ini tidak sampai Viral dan  membuat susah saya sendiri," katanya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, kalau dia juga adalah korban fitnah.

Setelah diterangkan ternyata akun itu sudah tidak aktif lagi semenjak tahun 2007.

"Dia juga sudah buat pernyataan sikap bahwa bukan dia yang melakukan itu. Dia datang ke sini untuk membuat laporan terkait ini. Kita akan tetap menyelidiki kasus ini," katanya. 

Penulis: Eko Setiawan
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help