Mayat Mengapung di Tanjungpinang

Kasus Pembunuhan Supartini, Advokat Yevi Zalmana Cs Bakal Dampingi Nasrun

Nasrun, tersangka kasus pembunuhan Supartini didampingi dua pengacara sebagai penasihat hukum selama proses hukum, termasuk di pengadilan nantinya

Kasus Pembunuhan Supartini, Advokat Yevi Zalmana Cs Bakal Dampingi Nasrun
tribunbatam/wahib waffa
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasidin ekspos kasus Supartini di TKP, Kamis (19/7/2018) 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Ditetapkan penyidik Polres Tanjungpunang sebagai tersangka sekaligus pelaku tunggal kasus pembunuhan Supartini, Nasrun dalam menjalani proses hukumnya bakal didampingi Yevi Zalmana SH dan Farid SH sebagai penasihat hukumnya.

Kedua pengacara dari kantor Yevi Zalmana dan Rekan ini langsung bergerak cepat. Keduanya segera bertemu dengan Nasrun dan berharap kliennya jujur terkait dengan kasusnya demi membantu proses hukumnya.

Baca: Terungkap! Calon TKI Ilegal Gagal di Nongsa Bayarnya Beda-beda. Begini Pengakuan Mereka    

Baca: Kasus Pembunuhan Supartini, Pelaku Blak-blakan Alasannya Membunuh

Baca: Inilah Fahmi, Keluarga Terpandang dan Suami Inneke yang Terseret Kasus Kalapas Sukamiskin

Baca: Simak! Inilah Kumpulan Lengkap Contoh Soal Tes CPNS 2018, Unduh dan Baca Syarat-syaratnya

"Kita berharap tersangka mau berkata jujur kepada kita. Agar proses penyidikan dapat berjalan lancar," kata Yevi Zalmana dikonfirmasi Tribun Batam, Minggu (22/7/2018).

Nasrun yang kini menjadi tersangka tunggal pembunuhan janda beranak satu ini harus bercerita apa adanya. Semua kejadian yang dialami harus diceritakan tanpa haria berbelit-belit. Agar pihaknya mudah mengarahkan demi proses hukum yang lancar.

Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi
Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi

"Semua harus diceritakan tanpa harus berbelit-belit. Itu akan mempermudah dia nanti. Cerita semua apa yang dilakukan dan semua diluar dari dia," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan keluarga Nasrun. "Kita berikan pemahaman kepada keluarganya agar tetap sabar menghadapi," janjinya.

Seperti diberitakan, sesosok mayat ditemukan mengapung di bawah jembatan arah Wacopek Bintan, Minggu (15/7/2018) pagi.

Kondisi mayat tersebut sangat mengenaskan. Wanita berkulit putih itu masih mengenakan celana jeans baju kaos putih. Kaki dan tangannya terikat dengan tali. Sebagian tubuhnya berada dalam karung.

"Dia dikarungi lalu diikat dengan pemberat," ungkap Ijen, warga di lokasi kejadian.

Beberapa anggota polisi di ruang mayat RSUP Kepri menuturkan, wanita itu mengalami luka sobek di bagian wajah. Pada wajahnya terdapat bekas sayatan barang tajam. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help