Kapolresta Barelang Ungkap Hasil Otopsi Brigadir Maria. Kombes Pol Hengki: Murni Tewas Gantung Diri

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, mengatakan, dari hasil otopsi itu diketahui Maria memang tewas gantung diri,

Kapolresta Barelang Ungkap Hasil Otopsi Brigadir Maria. Kombes Pol Hengki: Murni Tewas Gantung Diri
TRIBUNBATAM/DANANG SETIAWAN
Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi sudah melakukan otopsi jenazah Brigadir Maria Magdalena penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Batuaji, Kota Batam.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, mengatakan, dari hasil otopsi itu diketahui Maria memang tewas gantung diri, sebab tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Kemarin sudah dilakukan otopsi. Kita lakukan kemarin setelah ada persetujuan dari suaminya. Memang hasil otopsi menyatakan tidak ada kekerasan lain. Korban murni meninggal karena gantung diri," kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, Jumat (27/7/2018) siang.

Baca: 5 Fakta Polwan Ditemukan Gantung Diri di Sagulung Batam. Tinggalkan 2 Anak yang Masih SD

Baca: 5 Fakta Video Viral Polisi Hentikan Motor Bonceng Tiga yang Ternyata Bawa Jenazah

Baca: Kerjasama BP Batam - BNN RI. Heru Winarko: Kita Harap Warga Pesisir Paham Bahaya Narkoba

Ditanyakan terkait motif pelaku nekat melakukan bunuh diri itu, Hengki belum mau berkata banyak.

Menurut Hengki sejauh ini anggotanya masih melakukan penyelidikan.

"Kita masih dalami apa penyebab dia nekat menghabisi nyawanya dengan cara seperti ini," katanya.

Rencanananya jenazah Maria akan dimakamkan di Kota Tanjungpinang, karena banyak anggota keluarganya di sana.

"Hari ini saya ke Tanjungpinang untuk menghadiri pemakamannya," kata Hengki.

Untuk diketahui, sebelum berdinas di Polsek Batuaji, Maria juga pernah menjadi penyidik di PPA Polresta Barelang.

Di mata rekan-rekanya, Maria seorang polisi yang tegas dan selalu sukses dalam menangani kasus.

Berita tewasnya Maria dengan cara gantung diri membuat rekan-rekannya di Polresta Barelang yang pernah satu tim dengannya, kaget dan tidak percaya.

"Dia itu baik, ramah suka menegur. Kita kaget juga saat mendapatkan informasi malam itu. Tidak ada gelagat aneh sebelum dia pergi," sebut seorang polisi yang pernah bertugas dengannya.(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved