BATAM TERKINI

Parpol Tak Mau Ganti Mantan Narapidana, KPU Akan Coret Namanya dari Daftar Bacaleg

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menerima enam masukan dan tanggapan masyarakat yang mempertanyakan tentang Bacaleg bermasalah.

Parpol Tak Mau Ganti Mantan Narapidana, KPU Akan Coret Namanya dari Daftar Bacaleg
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Komisioner KPU Batam, Divisi Teknis Zaki Setiawan 

TRIBUNBATAM.id,BATAM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menerima enam masukan dan tanggapan masyarakat yang mempertanyakan tentang Bacaleg bermasalah pada pemilu tahun 2019  mendatang.

Komisioner Divisi Teknis KPU Batam, Zaki Setiawan menuturkan, enam masukan dan tanggapan masyarakat yang diterima ini bermacam-macam.

Ada tiga orang Bacaleg yang harus diganti oleh Parpol masing-masing. Sedangkan tiga Bacaleg lagi memang tidak bisa diganti, karena tanggapan dan masukan warga terhadap tiga parpol ini terpenuhi saat dilakukan klarifikasi terhadap Parpolnya.

Dimana yang pertama terkait dengan surat pengajuan pengunduran diri Bacaleg yang tidak dilengkapi dengan bukti pengunduran diri dari yang bersangkutan kepada parpol.

Kedua terkait dengan dugaan ijazah palsu Bacaleg, dan setelah ditelusuri ijazah itu benar adanya.Ketiga terkait dengan perubahan nomor urut, namun itu di internal parpol saja dan bisa diatasi.

Baca: Masih Ada Bacaleg Bermasalah, KPU Batam Terima 6 Masukan dari Warga

Baca: Keterwakilan Perempuan Tidak Terpenuhi, Berkarya Gugat KPU Tanjungpinang. Bawaslu Malah Sebut Ini

Baca: Tak Penuhi Syarat Pendaftaran, KPU Batam Coret Satu Nama Bacaleg Mantan Napi

"Jadi kepada tiga Bacaleg ini akan langsung berlanjut pada proses berikutnya pada penetapan daftar calon tetap,"terang Zaki, Kamis (13/9/2018).

Zaki menyebut untuk tiga Bacaleg lain bisa diganti oleh parpol yang mengajukannya. Yang pertama satu orang Bacaleg perempuan melakukan pengunduran diri terkait kasus penipuan lahan yang saat ini masih berurusan dengan pihak kepolisian.

"Bacaleg ini juga sudah melengkapi pengajuan pengunduran diri dari parpol sehingga Bacaleg tersebut bisa diganti,"katanya.

Selanjutnya, seorang Bacaleg yang meninggal dunia dan parpol bisa menggantinya.Sedangkan satu Bacaleg ini terindikasi mantan narapidana, dan sekarang KPU belum menerima Bacaleg pengganti.

"Ya terkait Bacaleg mantan narapidana ini kita sudah sampaikan kepada parpol terkait,karena ada syarat yang belum terpenuhi. Kalau tidak ada penggantinya maka akan dicoret dari daftar calon tetap, tapi kalau sudah ada pengganti, pengganti itulah yang nanti akan maju menggantikan nomor urut yang bersangkutan di Dapil tersebut,"jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help