BATAM TERKINI

Plat Baja Sisa Proyek Jembatan Dompak Dijual ke Medan, Hasilnya Rp 119 Juta Diserahkan ACP

"Uang tersebut diserahkan RS alisa A ke saudara inisial ACP sebesar Rp 100 juta, dimana ACP diduga sebagai orang yang menyuruh mengambil plat baja," s

Plat Baja Sisa Proyek Jembatan Dompak Dijual ke Medan, Hasilnya Rp 119 Juta Diserahkan ACP
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga dan Wadireskrimum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto saat menunjukan foto plat baja sisa poryek jemabatan Dompak yang hilang dalam ekspos penetapan tersangka kasus tersebut, Senin (7/1/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dari tersangka L yang telah diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri pada Sabtu (5/01/2019), penadah besi yang berlokasi di KM18 jalan Nusantara, Bintan milik inisial RS alias A menjual plat baja sisa proyek Jembatan Dompak itu ke daerah Tanjung Balai Asahan Medan.

Kabid humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga menyampaikan, sebelum pelat besi baja dijual ke Medan. Sebanyak 24 lembar besi plat baja tersebut dipotong menjadi 3 bagian dengan menggunakan pemotong las dengan jumlah 72 bagian.

"Tanggal 10 Juli 2018, RS alias A menjual besi melalui jasa ekspedisi milik inisial J di pelabuhan Pelindo l Kijang, Bintan. Sampai di Tanjung Balai Asahan Medan pada 13 Juli 2018," sebutnya, Senin (07/01/2019).

Baca: Ini Kata Kuasa Hukum Pemprov Kepri Terkait Penetapan Tersangka Plat Baja Sisa Proyek Jembatan Dompak

Baca: Polda Kepri Tetapkan Satu Tersangka Kasus Hilangnya Plat Baja Sisa Proyek Jembatan Dompak

Baca: Plat Baja Proyek Jembatan I Pulau Dompak Hilang, Kejati Tunggu Lanjutan Penyidikan dari Polisi

Baca: Soal Kasus Hilangnya Plat Baja, Polisi Ternyata Sudah 2 Kali Periksa Kadis PUPR Kepri. Ini Hasilnya!

Sementara itu, Wadireskrimum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto menyebutkan, hasil penjualan tersebut sebesar Rp 119 juta.

"Uang tersebut diserahkan RS alisa A ke saudara inisial ACP sebesar Rp 100 juta, dimana ACP diduga sebagai orang yang menyuruh mengambil plat baja," sebutnya.

Selanjutnya, uang Rp 10 juta dibayar untuk menyewa lori yang mengangkut plat baja, sedangkan Rp 9 juta diberikan kepada tersangka L yang telah diamankan polisi.

"Kasus ini atas laporan Dinas PU Kepri atas hilangnnya besi plat baja sisa pembangunan jembatan dompak. Laporan yang disampaikan ke polisi bukan laporan pencurian, hanya kehilangan yang meminta polisi mengusutnya," sebutnya.

Kepada tersangka L, polisi menjerat pasal 362 dan pasal 363 KUHPidana dengan kurungan penjara selama 7 tahun. Namun, kepada orang yang telah dicurigai sebagai penadah dan yang menyuruh masih dalam pengembangan penyelidikaan.(dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved