BATAM TERKINI

Polda Kepri Tetapkan Satu Tersangka Kasus Hilangnya Plat Baja Sisa Proyek Jembatan Dompak

"Kasus ini atas laporan hilangnnya plat baja oleh Dinas PU, pada 10 Agustus 2018 lalu sebanyak 106 lembar plat baja. Setelah didalami dan dilakukan pe

Polda Kepri Tetapkan Satu Tersangka Kasus Hilangnya Plat Baja Sisa Proyek Jembatan Dompak
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga dan Wadireskrimum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto saat menunjukan foto plat baja sisa poryek jemabatan Dompak yang hilang dalam ekspos penetapan tersangka kasus tersebut, Senin (7/1/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Terkait kasus plat baja sisa proyek pembangunan jembatan dompak yang hilang, Polda Kepri telah mengamankan satu orang tersangka.

Demikain disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga, Senin (7/1/2019).

Erlangga menyebutkan, satu orang tersangka diamankan pada Sabtu (5/1/2019) di kawasan Kijang, Bintan.

"Pada tanggal 6 atau k esokan harinya sudah kita lakukan penahan terhadap tersangka dengan inisial L," katanya.

Disebutkannya, L ditangkap berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi baik dilokasi hilangnnya plat baja sisa proyek pembangunan jembatan Dompak sampai pemanggilan beberapa pejabat terkait.

Baca: Plat Baja Proyek Jembatan I Pulau Dompak Hilang, Kejati Tunggu Lanjutan Penyidikan dari Polisi

Baca: Kasus Plat Baja Jembatan Dompak Jalan di Tempat, Polisi Tunggu Bukti dan Fakta Tetapkan Tersangka

Baca: Soal Kasus Hilangnya Plat Baja, Polisi Ternyata Sudah 2 Kali Periksa Kadis PUPR Kepri. Ini Hasilnya!

Baca: Terkait Raibnya Plat Baja Sisa Proyek Domak, Nurdin Ingatkan Kadis PUPR Tidak Lari dari Penyidik

"Kasus ini atas laporan hilangnnya plat baja oleh Dinas PU, pada 10 Agustus 2018 lalu sebanyak 106 lembar plat baja. Setelah didalami dan dilakukan penyelidikan ke TKP untuk dihitung ulang pada 5 Juni 2018. Ada 166 lembar , dan berkurang sebanyak 43 lembar, dengan sisa 123 lembar plat baja," sebutnya.

Sementara itu, Wadireskrimum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto menyebutkan, L mempunyai peran sebagai orang yang disuruh untuk mengambil plat baja dengan menggunakan dua unit lori.

"L disuruh dengan seorang berinisial ACP. Usai plat baja diambil, L membawa ke penadah besi tua milik RS alias A di kawasan KM18 Jalan Nusantara, Bintan," ujarnya.

Ari menyampiakan, polisi terus melakukan pendalaman, dan pemeriksaan hingga saat ini kepada tersangka L. Sebab, penjualan plat baja gak sesuai dengan mekanisme yang benar.

"Jadi jualanya ini dibawah tangan, tidak menggunakan proses semestinya. Orang yang menyuruh dan penadah ini kita curigain untuk penetapan sebagai tersangka," tegasnya.(dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved