Merasa Dirinya Seekor Anjing Bukan Manusia, Tiap Hari Pria Ini Berperilaku Seperti Anjing

Hingga, orangtua James memutuskan memasang internet tatkala dia berumur 17 tahun, dan iseng-iseng berselancar hingga mengetahui ada orang seperti dia.

Kennedy News and Media via Daily Mail
Kaz James. Pria di Manchester yang merasa dirinya adalah seekor anjing. 

TRIBUNBATAM.id - Sejak kecil, Kaz James, seorang pria yang tinggal di Greater Manchester Inggris, mempunyai perasaan bahwa dia bukanlah manusia pada umumnya.

Dia merasa bahwa dirinya adalah seekor anjing.

Aneh memang.

Namun James benar-benar total dalam berusaha mewujudkan "jati dirinya" itu.

Sehari-hari, seperti diwartakan Daily Mail Rabu (3/4/2019), James adalah pria biasa asal Norfolk yang bekerja sebagai manajer sebuah toko.

Diciduk Polisi Usai Pesta Sabu, Operator Crane Ini Sembunyikan Narkoba di Celana Dalam

Diduga Tersandung Kasus TPPU, Mantan Wakil Gubernur Bali Ditangkap Polda Bali di Bandara Ngurah Rai

Sindikat Pembuat Dokumen Palsu Berhasil Menjual Dokumen Seharga Rp 150 Ribu, Ini Alat yang Digunakan

Dua Tahun Berhasil Cetak 25 Ijazah Palsu, Polisi Bongkar Sendika Pembuat Dokumen Palsu, Ini Tarifnya

Namun di luar pekerjaannya, James bakal mengenakan pakaian anjing khusus dari karet, topeng, tali kekang, hingga pakaian bulu seharga 2.000 pounds, sekitar Rp 37,2 juta.

Tak hanya berpakaian, tingkah laku James juga mirip anjing.

Dia bakal menggongong kepada setiap orang yang dikenalnya, hingga makan dari mangkuk khusus.

"Saya tidak merasa bahwa diri saya adalah manusia.

Melainkan seekor anjing yang tengah tersesat," aku James sebagaimana dikutip Asia One.

James mengungkapkan, dia merasakan perilaku tak biasa itu pada usia enam tahun saat tinggal bersama orangtuanya di pertanian Norfolk.

Temannya mengetahui perilakunya ketika dia menyapa dengan cara mengendus, menggigit, atau menjilati mereka.

Saat itu, dia sempat dianggap aneh.

Hingga, orangtua James memutuskan memasang internet tatkala dia berumur 17 tahun, dan iseng-iseng berselancar hingga mengetahui ada orang seperti dia.

"Saat itu seakan momen pembebasan mengetahui ada orang lain yang bertingkah laku seperti saya. Merasa aneh sepanjang hidupnya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved