Dinkes Kepri Kampanyekan Stunting di Mega Mall Batam

Acara Batam Medica Expo dan Health Beauty Expo 2019 yang diadakan pada Kamis, (18/04/2019) di Mega Mall Batam Centre mengundang Dinas Kesehatan Kepula

Dinkes Kepri Kampanyekan Stunting di Mega Mall Batam
TRIBUNBATAM
Tjetjep Yudiana ,Kepala Dinas Kesehatan Kepri memberikan konsultasi di stand Dinkes Kepri pada acara Medica Expo dan Health Beauty Expo, 18 April 2019. 

TRIBUNBATAM.id - Acara Batam Medica Expo dan Health Beauty Expo 2019 yang diadakan pada Kamis, (18/04/2019) di Mega Mall Batam Centre mengundang Dinas Kesehatan Kepulauan Riau untuk turut serat hadir memeriahkan acara tersebut.

Dinkes Kepri mencanangkan " Stunting (Kerdil) " sebagai tema utama untuk dipakai pada acara yang berlangsung selama tiga hari itu yakni 18 hingga 21 April 2019.

" Tahun ini tema yang kami angkat tentang Stunting atau Kerdil karena sedang digaungkan oleh Kementrian Kesehatan sehingga kami memilih tema ini " ungkap Tjetjep Yudiana, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, (18/04).

Dinkes Kepri memberikan souvenir menarik kepada para pengunjung yang hadir
Dinkes Kepri memberikan souvenir menarik kepada para pengunjung yang hadir (TRIBUNBATAM)

Tjetjep juga menjelaskan Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan.

Stunting dapat disebabkan oleh praktik pengasuhan yang tidak baik seperti kurang pengetahuan kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan.

Bahkan dari data yang diterima oleh Dinkes Kepri sebanyak 60 persen dari anak usia nol sampai enam bulan tidak mendapatkan air susu ibu (ASI) eksklusif, dua dari tiga anak usia 0-24 bulan tidak menerima makanan pendamping ASI.

Listrik Padam Saat UNBK Tingkat SMP Berlangsung di Bintan, Disdik Bintan: Padahal Sudah Surati PLN

Real Count KPU Pilpres 2019 Terbaru Senin (22/4) Jam 12.00, Cek Suara Jokowi dan Prabowo di Kepri

" Jumlah anak Stunting di Indonesia adalah yang tertinggi di Asia Tenggara. Namun untuk Kepri sendiri, dari 34 provinsi di Indonesia ternyata kita berada pada posisi ke empat terendah dengan jumlah nilai sekitar 8000 penderita " sambungnya.

Sasaran Dinkes Kepri untuk kampanye kali ini adalah ibu-ibu muda dan wanita baru menikah ataupun remaja yang perlu di edukasi tentang konsumsi gizi yang baik.

Tjetjep Yudiana ,Kepala Dinas Kesehatan Kepri dan jajarannya di stand Dinkes Kepri pada acara Medica Expo dan Health Beauty Expo
Tjetjep Yudiana ,Kepala Dinas Kesehatan Kepri dan jajarannya di stand Dinkes Kepri pada acara Medica Expo dan Health Beauty Expo (TRIBUNBATAM)

Hal ini agar para calon ibu tidak anemia dan tidak cenderung melahirkan anak dengan berat badan rendah sehingga anaknya tidak berkemungkinan terkena Stunting.

Dinkes Kepri sendiri memberikan slogan pencegahan Stunting nya yaitu Cukupi Gizi, Lengkapi Imunisasi dan Perbaiki Sanitasi.

Dihujat Netizen Mengenakan Kebaya Seksi di Hari Kartini, Nikita Mirzani Malah Lakukan Hal Ini

Bikin Ngakak! Aurel Hermansyah Nyaris Ketahuan Saat Prank Jadi Penjual Jamu Gara-gara Benda Ini

Bagi para pengunjung Mega Mall yang mampir ke stand Dinkes Kepri bisa mendapatkan sosialisasi dan konsultasi mengenai Stunting, souvenir menarik dari Dinkes Kepri dan mengikuti permainan pengetahuan gizi secara gratis.

" Semua proses hidup dimulai dengan gerakan masyarakat sehat, hidup nya akan teratur dan sehat. Berolahraga ringan jangan lupa, makan buah sayur setiap hari sebagai fiber untuk badan kita " tutup Tjetjep. (tribunbatam.id/Putri Larasati Anggiawan)

Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved