Semenanjung Korea Memanas
Donald Trump Kutuk Korut. Mahasiswa AS Ini Meninggal Dunia Enam Hari Setelah Dilepas dari Pyongyang
Pada saat Otto tiba di rumah, keluarga mengaku sangat sedih. Namun, mereka menyebut pemuda itu meninggal dalam damai.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, CINCINNATI - Otto Warmbier, mahasiswa Amerika Serikat (AS) yang dihukum 15 tahun kerja paksa di Korea Utara, dilepas dalam keadaan koma pada pekan lalu. Senin (19/6/2017) kemarin, diameninggal dunia.
Otto telah ditahan hampir 18 bulan, dari 15 tahun masa tahanan yang seharusnya dia jalani.
Dia dievakuasi ke AS pada Selasa, 13 Juni 2017, dalam keadaan koma karena kerusakan otak yang sangat parah.
Enam hari setelah evakuasi darurat tersebut, Otto meninggal dunia.
Keluarga dan para kerabatnya di Cincinnati, Ohio, sangat berduka atas kematian tragis Warmbier itu.
Baca: Korea Utara Lepas Mahasiswa AS yang Dihukum 15 Tahun Kerja Paksa
Baca: GAWAT! Korea Utara Sedang Siapkan Nuklir yang Bisa Hantam Wilayah Amerika Serikat
"Pelecehan yang menyiksa, mengerikan, yang diterima putra kami di tangan orang-orang Korea Utara memastikan bahwa tidak ada hasil lain yang mungkin terjadi," kata pihak keluarga, dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan kematian Otto.
Pada pekan lalu, dokter mengungkapkan bahwa Otto Warmbier telah menderita luka neurologis parah.
Dia menggambarkan keadaan pemuda itu sebagai "tidak responsif terjaga". Membuka matanya dan berkedip, namun tidak menunjukkan tanda-tanda akan pemahaman bahasa atau karena menyadari sekelilingnya.
Pada saat Otto tiba di rumah, keluarga mengaku sangat sedih. Namun, mereka menyebut pemuda itu meninggal dalam "damai."
Baca: Gadis Remaja Berjilbab Ini Tewas Dibunuh Saat Berjalan Pulang dari Masjid
Baca: Selain Koin, Nisan Zaman Majapahit Bertulis Kalimat Tauhid Bisa Jadi Bukti Kesultanan
Penjelasan Pemerintah Korut
Rezim Kim Jong Un mengatakan bahwa Otto Warmbier mengalami koma setelah dijatuhi hukuman pada tahun lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/otto-warmbier-mahasiswa-as-ditangkap-di-korea-utara_20170614_125228.jpg)