Kursi Panas Direktur RSUD Batam

Mengejutkan! Kelimpungan Beli Obat, Plt Direktur Blak-blakan: RS Embung Fatimah Kesulitan Uang!

Kelimpungan Beli Obat, Plt Direktur Blak-blakan: RS Embung Fatimah Kesulitan Uang!

Mengejutkan! Kelimpungan Beli Obat, Plt Direktur Blak-blakan: RS Embung Fatimah Kesulitan Uang!
tribunbatam/dewi haryati
Plt Direktur RS Embung Fatimah 

"Semua dibagi, setiap dokter memang tak sama rata. Tergantung klaim jumlah pasiennya," kata Didi.

Lebih lanjut, soal perbedaan data antara BPJS Kesehatan dan RSUD Embung Fatimah, saat ini sudah selesai. Dapatlah angka sebesar Rp 14 miliar.

"Dari angka itu kami ajukan klaim Rp 7 miliar. Ini yang lama-lama, jadi bukan tak dibayarkan, tapi sisanya," ujar dia.

Untuk 2014 saja, ada sisa klaim Rp 1,4 miliar yang masih berada di BPJS dari pengajuan klaim dalam satu tahun sekitar Rp 50 miliar hingga Rp 60 miliar. Begitupun dengan 2015.

"Ini akan kami bayarkan kepada dokter dan tenaga lainnya tahun ini. Insha Allah dalam waktu tak terlalu lama sampai akhir tahun, sudah beres semua," kata Didi.

Selain menyelesaikan persoalan uang jasa medik, Didi yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam ini, juga berupaya menyelesaikan persoalan manajemen di RSUD Embung Fatimah di posisinya sebagai plt direktur di sana.

"Manajemen kesulitan soal liquiditas (uang). Jadi bagaimana menunjuk pihak obat yang belum dibayar mau menyetok obatnya untuk RSUD. Di APBD perubahan ini, ada anggaran Rp 3,5 miliar untuk obat," ujar dia.(*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved