Inilah Sosok Mardiana, Kabid PPK Disdik Kepri yang Meninggal Saat Demo PMII Berlangsung
Kabar duka menyelimuti Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri. Kabid PPK Mardiana, dipanggil Yang Maha Kuasa untuk selamanya.
Penulis: Thom Limahekin |
Polisi langsung bergegas mencari tahu sebab-musabah kematian Mardiana.
Mereka mencari informasi dari sejumlah staf Disdik Kepri.
"Jadi, ibu itu meninggal bukan karena aksi unjuk rasa ini. Dia jatuh sendiri lalu pingsan," kata seorang anggota polisi.
Anggota polisi itu menceritakan, saat aksi unjuk rasa berlangsung, Mardiana duduk di atas pot bunga.
Pot itu berjarak sekitar beberapa meter dari mahasiswa yang berunjuk rasa.
Tiba-tiba wanita itu tumbang. Dia lalu tidak sadar dan digotong ke dalam kantor Disdik Kepri. Dia kemudian dilarikan ke RSUP Kepri.
Soal untuk rasa itu sendiri, Jasma selaku Ketua Umum PMII Tanjungpinang-Bintan mengatakan pihaknya mengajukan tuntan aksi.
Mereka mermasalahkanan beasiswa dari Disdik Kepri terkait nama penerima yang tumpang tindih dan tempat tinggal si penerima yang tidak berada di Tanjungpinang, melainkan di Semarang, Pontianak, dan daerah lain.
Dia menuntut Kepala Disdik Kepri Arifin Nasir, pihaknya masih menyelidikan permasalahan tersebut.
Dalam aksi ini, Jasma dan kawan-kawan menderita luka.
Jasman mengakui, mereka dipukul oleh aparat yang berjaga. Untuk kasus pemukulan ini, Jasma mengaku akan membuat laporan. (*)