Kapal Ikan Rute Tarempa-Bintan Hilang di Laut, Begini Kondisi 5 ABK dan Nakhodanya

Kapal tersebut bermuatan ikan yang ditumpangi oleh lima anak buah kapal (ABK) dan satu nahkoda.

tribun batam/istimewa
Tim pencari kapal ikan Tarempa-Bintan yang hilang di laut, Senin (18/12/2017). 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-‎ Cuaca buruk sangat perlu diwaspadai warga yang beraktivitas di laut, baik nelayan maupun opetaror transportasi laut.

Sebab, cuaca buruk telah menyebabkan sejumlah musibah di laut selama beberapa hari terakhir ini.

Dan, kini kecelakaan kapal terjadi di perairan Mapur.

Kapal tersebut bermuatan ikan yang ditumpangi oleh lima anak buah kapal (ABK) dan satu nahkoda.

Badan Nasional Pecarian dan Pertolongan (BNPP) kelas I A Tanjungpinang menerima informasi dari Pos Angkatan Laut Senggarang, Tanjungpinang pada Senin (18/12/2017), sekitar  pukul 11.25 WIB.

Mendengar informasi tersebut, pihaknya menurunkan ‎Kapal KN Bhisma melaksanakan operasi bersama dengan KAL Merapas Lantamal IV.

"Iya benar kita dapat informasi langsung turunkan anggota kita bersama dengan Lantamal IV melakukan pencarian," ujar Budi Cahyadi kepala BNPP Tanjungpinang, Senin siang.

Baca: Tabrakan Boat Pancung - Polair Polda Kepri Kerahkan Dua Unit Speedboat untuk Cari Korban

Baca: BREAKINGNEWS. Ismail Korban Tabrakan Boat Pancung yang Hilang Sudah Ditemukan

‎Kapal kayu nahas tersebut bernama KM Putra Sulung milik pengusaha Ahong.

Saat itu, kata Budi, kapal mengarungi lautan Tarempa menuju Kijang, Bintan.

Pihaknya pun terlebih dahulu memastikan bahwa kapal tersebut ditumpangi enam orang dengan muatan ikan kepada agen kapal.

"Kita sempat komunikasi juga dan dibenarkan oleh agen kapal pemiliknya, Ahong. Kapalnya mengalami hilang kontak dengan ABK dan nahkoda. Kita langsung bergerak untuk mencari para korbanya," ungkapnya.

Harusnya, kapal tersebut sudah dapat kembali ke pangkalan Kijang pada pukul 07.00 WIB pagi tadi.

Namun, agen kapal tak kunjung mendapat informasi keberadaan kapal sejak putus kontak sekitar pukul 01.00 WIB Senin dinihari.

"Ini kapal KM Putra Sulung belum sampei ke tempat tujuan. Sudah jam tujuh pagi tak ada kabar. Kabar terakhir pukul 01.00 WIB,"katanya. ungkapnya.

Saat melakukan pencarian didapat info dari seorang nelayan pulau Numbing bahwa ia telah ditemukan fiber yang digunakan menyimpan ikan bersama sejumlah ikan di dalamnya.

"Penemuan (barang) tersebut dibenarkan oleh agen kapal. Kita lakukan pencarian SAR gabungan dan menemukan enam orang Nahkoda dan kapal dalam kondisi selamat," ujarnya.

Baca: Tabrakan Boat Pancung - BNNP Tanjungpinang Kirim 6 Penyelam untuk Cari Korban Hilang

Belum diketahui korban ditemukan dalam posisi seperti apa.

Namun ia memastikan seluruh awak kapal dalam kondisi selamat.

"Bahwa 6 orang korban yang dicari telah ditemukan selamat oleh tim Sar gabungan. Dan saat ini posisi korban seluruhnya berada di KN SAR BHISMA rencana evakuasi para korban akan dibawa ke pelabuhan pelni Kijang dan kapal tiba sekitar pukul 16.00 WIB," tuturnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved