BREAKING NEWS. Supir Angkot dan Taksi Online Ribut di Depan Top 100 Tembesi. Ini Pemicunya
Keributan diduga terjadi antara supir taksi online dengan supir angkot jenis Carry dan berlanjut di depan La Kopi dan Perumahan Villa Mukakuning
Penulis: Alfandi Simamora |
Walaupun belum tau kapan jadwal penandatanganan dan implementasi izin operasi, namun yang jelas orang nomor satu di Provinsi Kepulauan Riau ini sudah memberi sinyal, dan dalam waktu dekat ini pengajuan penandatanganan izin operasi transportasi Online akan ditandatangani.
"Sudah kita proses, kemarin saya sudah instruksikan Kadis Perhubungan kita (Kadishub Provinsi) untuk membuka lelang dan menunjuk Perusahaan yang ingin melakukan survei kouta," kata Nurdin, kepada TRIBUNBATAM.id saat menyaksikan seleksi kompetisi pemain 757 Kepri Jaya, di Stadion Industri Muka Kuning, Sabtu (10/2/2018) sore.
Nurdin menepis bahwa banyak pemberitaan yang mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi lamban dalam menangani permasalahan dan perseteruan antara transportasi berbasis Online dan taksi konvensional di Kota Batam.
Menurutnya, suatu kebijakan harus melihat dan memperbandingkan dari semua sisi dan harus benar-benar di pikirkan dengan baik.
Sehingga dalam implementasi dan operasi taksi berbasis Online tidak menimbulkan masalah di masyarakat.
"Kita tidak bisa karena banyak yang setuju langsung iya. Semua masyarakat, taksi Online masyarakat dan konvensional juga masyarakat. Kita tidak ingin realisasi ini menimbulkan gesekan yang semakin parah.
Kita ingin semuanya berjalan dengan baik. Jangan sampai di satu sisi baik, sisi lainnya wadah nasi masyarakat jadi terbalik. Bukan karena sebuah kepentingan," ujar Nurdin, terkesan serius.
Oleh sebab itu, kata Nurdin, setelah selesai Dinas Perhubungan dan Perusahaan yang melakukan survei mendapatkan hasil berapa kouta yang ditentukan, Ia sendiri akan mengundang taksi konvensional dan taksi Online untuk membicarakan tentang persetujuan izin operasi taksi berbasis online.
"Prosesnya sudah berjalan. Saya tidak bisa tentukan kapan waktunya, karena suasananya sekarang kan tau sendiri bagaimana. Nanti saya ngomong tanggal sekian, saya di tagih. Yang jelas sudah berjalan," katanya.
Driver ditusuk
Menjadi driver ojek online terkadang penuh dengan risiko.
Kecelakaan menjadi risiko yang kerap kali menimpa ojek online.
Hingga hal yang tak terduga, seperti di alami seorang driver ojek asal Semarang, Jawa Tengah.
Pengemudi ojek online Grab ini mengalami musibah.
Ia ditusuk oleh orang tak dikenal saat melintasi kawasan Jl RA Kartini Semarang, Jumat (16/2/2018) sekitar pukil 23.00 WIB.