SEJARAH INDONESIA

Supersemar - Ternyata Ada Dua Versi Diorama Supersemar di Monumen Nasional, Selalu Ada Perdebatan

"Itu diorama yang selama ini selalu menjadi perhatian dan diributkan," ujar Nur Samin, staf Pelayanan dan Kehumasan Kantor Pengelola Kawasan Monumen

Supersemar - Ternyata Ada Dua Versi Diorama Supersemar di Monumen Nasional, Selalu Ada Perdebatan
INTISARI/Ade Sulaeman
Diorama saat tiga jenderal menemui Soeharto yang tengah terbaring sakit. Mereka menyerahkan Surat Perintah 11 Maret 1966 dari Presiden Soekarno. 

TRIBUNBATAM.id - Pria itu mengajak saya menuruni tangga menuju sebuah ruangan dengan pencahayaan redup, di Monumen Nasional.

Ruangan itu berada tiga meter di bawah permukaan tanah.

Dinding serta lantainya dilapisi batu marmer dan memiliki luas 80 x 80 meter.

Baru sebentar berjalan, ia berhenti sambil menunjuk ke sebuah kotak kaca.

Di dalam kotak tersebut terlihat diorama seorang pria paruh baya terbaring di atas kasur dengan memakai piyama hijau tua dan kain sarung motif kotak-kotak berwarna kuning.

Di sisi sebelah kanan tempat tidur, duduk tiga orang pria berpakaian dinas kemiliteran.

Ketiganya mengarahkan tatapan kepada pria yang tengah terbaring, seolah mendengarkan arahan.

Hari Musik Nasional Jadi Daya Tarik Terbaru Pariwisata di Tanjungpinang, Ini Iven yang Digelar

Jadwal Liga Inggris Akhir Pekan Ini, Everton vs Liverpool Live RCTI, MU vs Southampton Live MNC TV

Hari Spesial di Bulan Maret, Umat Hindu Rayakan Nyepi pada Kamis 7 Maret 2019

Mantan Tunangan Park Yoo Chun JYJ, Hwang Hana Unggah Status Ini Di Instagram, Marah Sama Yoochun?

Selama 21 Jam Terjebak Longsor di Lubang Tambang Mas di Sulut, Begini Kesaksian Korban Selamat

"Itu diorama yang selama ini selalu menjadi perhatian dan diributkan," ujar Nur Samin, staf Pelayanan dan Kehumasan Kantor Pengelola Kawasan Monumen Nasional, yang mendampingin saya siang ini.

Sehari-hari, dia menjadi pemandu pengunjung yang mengunjungi Museum Sejarah Monas.

Di tempat itu, tersimpan 51 peragaan sejarah (diorama), yang mengabadikan periode kehidupan nenek moyang bangsa Indonesia, masa perjuangan kemerdekaan, hingga masa pembangunan Orde Baru.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved