Kisah Juana Maria, Wanita yang Terdampar & Terisolasi di Pulau tak Berpenghuni Selama 18 Tahun

Kisah Juana Maria, Wanita yang Terdampar & Terisolasi di Pulau tak Berpenghuni Selama 18 Tahun

GRID.ID
Kisah Juana Maria, Wanita yang Terdampar & Terisolasi di Pulau tak Berpenghuni Selama 18 Tahun 

Juana Maria tidak bisa berkomunikasi dengan siapa pun, dan tidak bisa dipahami.

Karena itu Juana Maria tidak bisa memberitahukan kisahnya yang mengerikan.

Dengan ditemukannya Juana Maria, hal itu memperkuat fakta jika ia adalah anggota suku terakhir yang ditemukan masih hidup.

Namun, setelah ditemukan dan melakukan kontak dengan manusia lagi tahun 1853, ia hanya bisa bertahan selama 7 minggu.

Selama hidup terisolasi, kekebalan tubuhnya cukup rentan, ia mengidap disentri dan meninggal secara tragis pada 19 Oktober 1853.

Pada dasarnya ia tidak pernah meninggalkan petunjuk apapun kecuali misteri di belakanya.

Uniknya tidak ada yang tahu nama aslinya.

Hanya saja, para pendeta Katolik memberinya nama Juana Maria setelah dia dibawa ke Mission Santa Barbara.

Beberapa benda yang dibawa bersamanya dari Pulau San Nicolas adalah jarum tulang yang mungkin digunakannya untuk membuat baju.

Sayangnya benda-benda itu disimpan di San Francisco dan hancur oleh gempa bumi pada tahun 1906.

Selain itu bajunya juga menghilang, setelah dikirim ke Vatikan.

Hal itu seolah membuat semua jejak dan sejarahnya telah menghilang dari muka bumi kecuali kisah-kisah tentangnya.

(Gridhot.ID/Candra Mega)

Sumber: GridHot.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved