Jumat, 17 April 2026

Baru Buka Usaha, Warga Batuaji Batam Ini Jadi Korban Penipuan di Facebook

Dika (24), warga Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri menjadi korban penipuan.

medsos 

Tak berpikir panjang Dika lalu melakukan transfer uang tersebut sebanyak tiga kali.

Pada Minggu (22/6/2019) pukul 18. 00 WIB, dia mentransfer melalui mesin ATM SP Plaza.

Lapindo Klaim Punya Piutang Rp 1,9 Triliun ke pemerintah, Ini Jawaban Kementerian Keuangan

Begal Payudara Dialami Seorang Wanita di Purwakarta, Pelaku Begal Manfaatkan Situasi Sulit si Wanita

Polisi Tangkap Kapal Kayu Bawa 8.000 Liter Solar Ilegal

Singapura Tangkap Warganya yang Hendak ke Suriah Bergabung dengan ISIS

"ATM saya limit penarikannya Rp 10 juta. Jadi saya transfer lagi Senin (23/6/2019) pagi sebesar Rp 5 juta. Totalnya Rp 15 juta," ujar Dika.

Namun setelah uang sebesar Rp 15 juta sudah ditransfer, nomor telepon Zulpri tidak aktif lagi bahkan dirinya sudah di blokir dari WahtsApp pelaku.

"Saya baru sadar, setelah telepon mereka tidak bisa dihubungi," ungkap Dika.

Tidak terima akan penipuan tersebut Dika melapor ke Polsek Sagulung.

"Saya tidak tahu lagi, mau berbuat apa. Uang itu tabungan saya," ucap Dika.

Dia juga mengatakan semua harapannya sudah sirna.

Rencananya juga batal.

"Kemarin saya mau pulang kampung dulu, setelah habis kontrak. Tapi kalau sudah seperti ini mau gimana lagi," keluh Dika.

Dia juga berharap pelakunya bisa ditangkap oleh polisi.

"Saya tidak tahu lagi, kepada siapa saya mengadu," ucap Dika. (tribunbatam.id/ian sitanggang)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved