Video-Warga Tanjunguncang Protes Operasi Pasar Bulog Batam dan Sebut Tak Kreatif, Kenapa?

Warga Tanjunguncang yang datang dan ikut operasi pasar ke kantor lurah Tanjunguncang mempertanyakan stok gula dan minyak goreng yang minim.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga Tanjunguncang yang datang dan ikut operasi pasar ke kantor lurah Tanjunguncang mempertanyakan stok gula dan minyak goreng.

Pasalnya, jumlah kedua produk itu terbatas  dan hanya banyak menyediakan beras dan daging.

Padahal, mereka sudah mengantri namun harus kecewa karena sembako yang disediakan jumlahnya sangat terbatas.

"Yang disediakan hanya beras dan daging. Kalau beras banyak di pasar, ada yang lebih murah juga," kata Saidah, warga Marina Garden Tanjunguncang, Rabu (31/7/2019).

Dia juga mengatakan barang sembako yang disediakan kurang banyak.

"Tadinya saya pikir, seperti operasi pasar yang biasa dilakukan. Semua bahan dapur lengkap, ternyata ini hanya beras dan daging saja. Ya di pasar juga banyak," kata Saidah.

Menanti, warga lainnya juga heran karena stok minyak goreng dan gula pasir yang disedikan sangat sedikit.

"Sudah sedikit harganya juga sama dengan di minimarket, sama saja berarti," kata Menanti.

Menanti berharap bulog lebih kreatif dalam menggelar operasi pasar.

 Warga Keluhkan U Turn di Jl Laksamana Bintan, DPRD Batam Surati Dishub Kepri

 Dipicu Hal Sepele, Usai Demo Mahasiswa Adu Jotos di DPRD Batam Berujung Laporan Penganiayaan

 Ketua AJI Batam Ingatkan Teman Jurnalis Utamakan Cover Both Side

 Pengelola Transportasi Laut di Anambas Mengeluh, Begini Jawaban Abdul Haris

"Ya kalau bisa jangan hanya beras dan daging, ya bahan pokok lainnya bisa dibawa juga,"katanya.

Di tempat yang sama Farid Noor, Kepala Seksi komersial dan pemgembangan Bisnis Bulog Batam, mengatakan pihaknya ke depan akan memyediakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kalau dari kantor sendiri dan sesuai dengan program kita, kita fokus menjual beras dan daging. Namun ke depan kita akan berusaha menyediakan kenutuhan lainnya,"kata Farid.

Perharinya kata Farid mereka membawa beras sebanyak 400 kilogram dan 50 kilogram daging.

"Ini target kota setiap hari. Walaupun kita bawa minyak goreng dan gula itu hanya tambahan saja,"kata Farid. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Wahyuindrian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved