Terungkap, Sehari Sebelum Terbakar, Ada Letupan di KM Sembilang, Polisi Dalami Pemantik Kebakaran

Terungkap, sehari sebelum terbakar, ada letupan di KM Sembilang. Polisi sebut potensi dua barang ini sebagai penyebab kebakaran.

Terungkap, Sehari Sebelum Terbakar, Ada Letupan di KM Sembilang, Polisi Dalami Pemantik Kebakaran
Istimewa
Kaleng-kaleng thiner yang diduga menjadi pemicu kebakaran KM Sembilang 
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab awal kebakaran dan ledakan KM Sembilang di PT Karimun Marine Shipyard, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Rabu (31/7/2019).
Setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) Tim Inafis Kepolisian Resort (Polres) Karimun dan Tim Laboratorium Forensik Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Labfor Mabes Polri) diyakini membesarnya kebakaran karena uap gas.
"Meski kita sudah berkeyakinan kebakaran karena uap gas.
Tapi pemantiknya itu masih kita dalami," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Karimun, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lulik Febyantara saat ekspose terkait kebakaran KMP Sembilang, Jumat (2/8/2019) sore.
Dalam penanganan perkara ini polisi telah memintai keterangan sebanyak 14 saksi.
Para saksi adalah awak KM Sembilang, pihak PT KMS, perusahaan sub kontraktor (Subkon) NIP dan IMS.
"Sampai saat ini kita belum dapat menanyai korban yang dalam perawatan," ujar Lulik.
Sebelum terjadinya kebakaran, KM Sembilang telah menjalani perbaikan selama 10 hari.
Diperkirakan empat hari pasca kejadian, KM Sembilang telah kembali berlayar.
Pada saat kejadian, sebanyak 29 orang dari pekerja dan awak KM Sembilang berada di atas kapal. 
Pekerjaan yang dilakukan adalah pengecatan dan penggantian pipa-pipa.
"Apa yang bisa dikerjakan kru kapal maka dikerjakan untuk menghemat cost," ujar Lulik menjelaskan awak KM Sembilang berada di kapal.
Kebakaran awal diduga terjadi di dek kapal yang terdapat sejumlah barang semisal tiner dan cat.
Pada saat kejadian angin yang sangat kuat bertiup dari laut ke arah daratan.
Polres Karimun mendatangkan keluarga korban kebakaran KM Sembilang dari Semarang dan Lampung. Manajemen PT KMS pun mulai diperiksa, Kamis (1/8/2019).
Polres Karimun mendatangkan keluarga korban kebakaran KM Sembilang dari Semarang dan Lampung. Manajemen PT KMS pun mulai diperiksa, Kamis (1/8/2019). (TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra)
Dari informasi yang diperoleh, sehari sebelum kebakaran telah terjadi letupan di KM Sembilang.
Namun meski demikian pengerjaan tetap dilanjutkan.
"Mungkin kita perlu waktu lagi untuk menyamakan hasil olah TKP dan saksi-saksi untuk mengetahui penyebab ledakan dan kebakaran," ujar Lulik
"Kita penyelidikan lalu gelar perkara.
Baru kira tentukan pasal apakah ada unsur kesengajaan menimbulkan korban jiwa atau kealpaan.
Kita juga akan mendalami ketenagakerjaan," tambah Lulik. 
KM Sembilang tampak dari kejauhan
KM Sembilang tampak dari kejauhan (Istimewa)
Ekspose ini dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Karimun, Komisaris Polisi Kompol Jhon Heri Rakuta Sitepu.
Ekspose dilaksanakan di Ruang Rupatama Polres Karimun dan dihadiri oleh Inspektur Polisi Satu (Iptu) dr. Leonardo dari Biddokkes Polda Kepri. (TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra)
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved