Kunjungi Malaysia dan Singapura, Presiden Jokowi Malu Disambut Isu Kabut Asap
Kebakaran hutan kembali menimbulkan kabut asap di Malaysia dan Singapura dan kabut asap sudah mulai terlihat di langit Singapura dan Batam
TRIBUNBATAM.ID, KUALA LUMPUR - Presiden Joko Widodo hendak berkunjung ke Kuala Lumpur dan Singapura, Kamis (8/8/2019) ini, dengan isu kabut asap yang saat ini menjadi perhatian ke dua negara jiran tersebut.
Kebakaran hutan kembali menimbulkan kabut asap di Malaysia dan Singapura dan kabut asap sudah mulai terlihat menutupi langit Singapura dan juga Kota Batam.
Presiden Jokowi mengaku malu atas kondisi tersebut.
"Saya kadang-kadang malu. Minggu ini saya mau ke Malaysia dan Singapura. Tapi, saya tahu minggu kemarin sudah jadi headline, jadi HL, 'Jerebu' masuk lagi ke negara tetangga kita'," kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019).
• Prada DP Curhat ke Mantan Kekasih Soal Vera Oktaria, Akui Bayar Sekolah hingga Belikan HP
• China Desak Filipina Usut Judi Online Pogos, Sedot Duit dan Perbudak Wanita. Beranikah Duterte?
• KPK Periksa Nyimas Novi Anggota DPRD Karimun yang Juga Adik Ipar Gubernur Kepri Nurdin Basirun
"Saya cek 'jerebu' ini apa, ternyata asap. Hati-hati, malu kita kalau enggak bisa menyelesaikan ini," sambung Jokowi seperti dilansir Kompas.com.
Jokowi mengatakan, warga Singapura dan Malaysia selama empat tahun terakhir sudah senang karena tidak mendapat "kiriman" kabut asap dari Indonesia.
"Tahun ini meskipun tidak dalam skala yang seperti 2015 tetapi mulai ada lagi (kabut asap)," ucap Jokowi.
Jokowi akan bertolak untuk melakukan kunjungan kerja ke Malaysia usai menghadiri Kongres PDI-P di Bali.
Disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Jumat (9/8/2019) pagi.
Pertemuan akan berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan Salat Jumat bersama.
Presiden kemudian akan bertolak ke Singapura untuk menghadiri undangan perayaan Hari Kemerdekaan Singapura dan setelah mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong, kembali lagi ke Indonesia.
Indonesia memang menjadi penyumbang kabut asap alias jerebu (bahasa Melayu) pada musim kemarau tahuyn ini karena banyaknya lahan gambut yang terbakar.
Meski demikian, Malaysia saat ini juga sedang menghadapi masalah yang sama karena dilansir TribunBatam.id dari Malay Mail, sejumlah titk api juga terdapat di kawasan Miri, Serawak.
Channel News Asia, menurut data dari Badan Meteorologi Singapura, Minggu (4/8/2019) melaporkan 16 titik api terdeteksi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
"Titik api dengan kabut asap terdeteksi dalam beberapa hari terakhir di Sumatra dan juga Kalimantan, yang telah mengalami kondisi cuaca kering." lapor media tersebut yang menyebutkan titik api di Provinsi Riau dan Jambi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/08082019-kabut-asap.jpg)