BATAM TERKINI

Aturan Baru Banyak Rugikan Buruh, FSPMI Desak Walikota Batam Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

Buruh mendesak Walikota Batam menolak revisi UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan yang dianggap sangat merugikan buruh di kemudian hari.

Aturan Baru Banyak Rugikan Buruh, FSPMI Desak Walikota Batam Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan
TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
Perwakilan buruh dari FPSMI Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Walikota Batam, Senin (12/8/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Buruh yang tergabung dalam FSPMI ke Gedung Wali Kota Batam, meminta Walikota mengirimkan surat ke pusat, FSPMI Batam dan menolak revisi UU No13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Draft revisi itu sedang digodok di DPR RI.

Ketua KC FSPMI Kota Batam, Alfitoni mengatakan, adanya revisi undang-undang ketenagakerjaan itu sebagai sebuah kemunduran.

Ada beberapa pasal yang justru merugikan pekerja.

"Kami FSPMI Batam menolak revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003," kata Alfitoni, Senin (12/8/2019).

Revisi itu juga dinilai membahayakan kaum pekerja.

TOLAK Revisi UU No 12 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Buruh Batam Demo, Lihat Foto-fotonya!

THR Boleh Dibayar Setengah Bulan Gaji, Ini Isi Revisi UU Ketenagakerjaan yang Diprotes Buruh Batam

BREAKINGNEWS - FPSMI Batam Demo di Depan Kantor Walikota, Ini Tuntutan Mereka!

Di antaranya terkait pasal pengurangan pesangon untuk masa kerja 9 tahun.

"Ini satu ide yang menurun. Seharusnya revisi ke kemajuan tapi menurun," katanya.

Ia menilai, ada upaya dari pengusaha untuk menekan pemerintah ke DPR RI, periode 2019-2024.

Apabila pesangon diubah, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan terjadi di mana-mana.

Halaman
123
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved