Minggu, 26 April 2026

HEADLINE TRIBUN BATAM

Presiden Jokowi Imbau Warga Papua: Pace, Mace, Maafkanlah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada masyarakat yang ada di Papua dan Papua Barat untuk mengedepankan sikap memaafkan.

wahyu
halaman 01 TB 

Hal itu ia anggap perlu untuk menghindari peristiwa semacam ini.

"Kita kan hanya mendapat informasi, tapi informasi harus dilihat secara betul," kata Jusuf Kalla.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menelepon Gubernur Papua untuk meminta maaf terkait kejadian di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, yang memicu kerusuhan di Manokwari.

"Kami telepon Gubernur Papua, mohon maaf. Sama sekali itu bukan suara Jawa Timur. Harus bedakan letupan bersifat personal dengan apa yang menjadi komitmen Jatim," kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sering berkomunikasi dengan mahasiswa Papua. Bahkan, mahasiswa Papua sering diundang dalam setiap acara penting di Jawa Timur.

"Komunikasi kami sangat intensif. Masing-masing harus bangun satu komitmen untuk menjaga NKRI, Pancasila, dan Merah Putih," kata Khofifah.

Gubernur Jatim pun mengajak semuanya untuk bersama-sama saling menghormati dan menghargai.

Hal senada disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Ia mengatakan tidak benar ada pengusiran di Surabaya. Risma minta maaf jika ada kesalahan terkait kejadian di Surabaya.

"Kalau itu ada kesalahan kami di Surabaya, saya mohon maaf. Tapi tidak ada kami sengaja mengusir. Bagi saya dan pejabat Pemkot, forum pimimpinan daerah Surabaya, kita tetap dalam satu kesatuan bangsa indonesia," jelas Risma.

Wali Kota Malang Sutiaji juga meminta maaf atas kericuhan yang terjadi pada Kamis (15/8) lalu.

"Kalau kemarin ada insiden kecil atau dimaknai besar, itu kalau antar masyarakat atas nama Pemerintah Kota Malang saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bahwa kemarin itu di luar sepengetahuan kami," katanya.

Sutiaji juga sudah mengumpulkan warga Kota Malang yang terlibat kericuhan dan memberikan pemahaman kepada mereka terkait kebebasan berpendapat di depan umum. Ia menegaskan Pemerintah Kota Malang tidak pernah mengeluarkan kebijakan pemulangan terhadap mahasiswa asal Papua di Malang.

PT Foster Hengkang dan PHK 1.160 Karyawan, Walikota Batam: Sudah Tutup Sejak Maret

PHK Melanda Batam, Perusahaan Hengkang, Ini Penyebabnya

Berjalan Normal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Manokwari, Papua Barat serta Sorong tetap berjalan meski pun situasi terkini di sana masih mencekam.

“Kami sudah hubungi pemerintah daerah bahwa roda pemerintahan harus tetap jalan dari kecamatan sampai distrik, pelayanan masyarakat tak boleh berhenti. Mereka katakan kerusuhan hanya di kota saja dan tak ganggu aktivitas masyarakat,” ujar Tjahjo.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved