BATAM TERKINI
Ketua Apindo Kepri Bantah Tawarkan Upah Murah ke Investor
Ketua Apindo Kepri membantah keras isu yang mneyebut Apindo menawarkan upah murah pada investor yang akan masuk Kepri.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Ir Cahya angkat bicara demo buruh yang menolak rencana revisi UU No 13/2003 melalui aksi demo di depan kantor Walikota Batam, Rabu (21/8/2019).
"Kami belum tahu rencana revisi UU tersebut," ujar Cahya melalui whatsApp kepada Tribun Batam, Rabu (21/8/2019).
Namun demikian, Apindo menilai memang perlu ada revisi UU tenaga kerja maupun peraturan pemerintah (PP) 78 tahun 2015 mengenai ketenagakerjaan di Indonesia.
"Perlu revisi UU ketenagakerjaan dan maupun PP 78 tahun 2015," sambung Cahya.
Menurut Cahya, UU tenaga Kerja dan PP 78 Tahun 2015 sudah terlalu kaku dan tidak menarik lagi sehingga perlu adanya revisi agar bisa menarik investor .
"UU dan PP kita sudah kaku" ujar Cahya.
Ketua Apindo Kepri tersebut juga membantah keras, dengan isu Apindo menawarkan upah murah untuk investor.
"Itu tidak ada, kalau kita tawarkan upah murah," sambung Cahya.
Dalam menggaet investor diperlukan dua hal yaitu regulasi dan sistem ketenagakerjaan.
Jika kedua hal tersebut menarik maka investasi akan mengalir masuk.
"Yang penting regulasi dan sistem ketenaga kerjaan" tutup Cahya.
Aksi demontrasi yang berlangsung di depan Gedung Kantor Walikota Batam sendiri berlangsung kondusif, pengunjuk rasa disambut langsung oleh Walikota Batam, Rudi, dan Ketua DPRD Batam, Nuryanto.
Walikota Batam, Rudi tampak langsung menaiki mobil yang digunakan para demonstran saat melakukan orasi.
“Kita mengerti kewhatiran kawan-kawan pekerja. Saya bersama teman-teman DPRD akan menyampaikan tuntutan ini kepada Presiden,” ujar Walikota Batam kepada aksi masa demonstran.
Kemudian tuntutan tersebut langsung ditandatangani oleh Walikota Batam dan Ketua DPRD Kota Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ir-cahya-ketua-apindo_20170915_094652.jpg)