Gaji Suaminya Disebut Lebih Tinggi dari Donald Trump, Istri PM Singapura Ungkap Fakta Sebenarnya
Situs blog lokal Seedly menyebutkan bahwa gaji PM Lee Hsien Loong Sin$2,2 miliar Sementara gaji Donald Trump hanya Sin$541.000
TRIBUNBATAM.ID, SINGAPURA - Sebuah media online menyebut gaji Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong lebih besar daripada sejumlah kepala negara di dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Prtesiden China Xi Jinping.
Situs blog lokal Seedly menyebutkan bahwa gaji PM Lee Hsien Loong Sin$ 2,2 miliar atau sekitar Rp 22 triliun per tahun.
Sementara gaji Donald Trump menurut blog tersebut hanya Sin$541.000 atau Rp5,4 triliun per tahun.
Gaji Presiden China Xi Jinping bahkan jauh lebih kecil Sin$29.000 atau sekitar Rp 2,9 miliar saja per tahun.
• KPK Geledah Rumah Pengusaha Tanjungpinang Terkait Izin Pertambangan, Diduga Ada Kaitan Bupati Lingga
• Tampil Flawless, Begini Penampilan Mutia Ayu, Istri Glenn Fredly Saat Menikah
• SAH! Gojek Dapat Lampu Hijau Beroperasi di Malaysia
Bahkan, gaji Presiden Xi tak sampai seperdua puluh dari pemerintah eksekutif Hong Kong Sin$866.000 atau Rp8,66 triliun per tahun.
Begitu juga Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Sin$264.000 atau Rp2,64 triliun per tahun.
Sedangkan gaji PM Malaysia Mahathir Mohamad juga mencolok, lebih rendah, Sin$89.000 atau Rp8,9 miliar setahun.
Artikel blog ini langsung mendapat tanggapan dari istri PM Lee, Ho Ching, Rabu (22/8/2019).
Di akun Facebook-nya, Ho Ching menyerbutkan bahwa tingginya gaji PM Lee karena sistem upah di Singapura berbeda dengan negara lain.
Ching menyebutkan bahwa PM Singapura tidak mendapat fasilitas apapun dari negara, termasuk tiket pesawat --meskipun terbang dengan maskapai milik negara, barang-barang lain, bahkan termasuk biaya potong rambut.
Selain itu, kata Ho Ching, PM Singapura juga tidak mendapat uang pensiun atau tunjangan lain setelah masa jabatan berakhir.
Ho Ching yang juga mantan CEO Temasek Group, perusahaan BUMN keuangan dan investasi ini mengatakan, semua gaji pejabat dan menteri Singapura diumumkan dalam situs resmi pemerintah.
“Di sebagian besar, jika tidak semua, negara lain, mereka akan memiliki banyak fasilitas lain selama masa jabatan, seperti kepala pelayan dan penata rambut, penerbangan gratis pada maskapai penerbangan nasional, bahkan liburan keluarga, dll," katanya di Facebook.\
"Bahkan seperti Amerika Serikat, kepala negara juga mendapat tunjangan setelah masa jabatannya berakhir,” tulisnya.
Pemberitahuan gaji di situs web pemerintah ini adalah bentuk transparansi Singapura sehingga rakyat bisa menghitung kekayaan kepala negara setelah mengakhiri jabatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ho-ching-dan-lee-hsien-loong.jpg)