Wawako Tanjungpinang Rahma Ingin Tanjungpinang Punya BP Sendiri, Pisah dari BP Bintan

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma ingin agar Tanjungpinang memiliki Badan Pengusahaan (BP) sendiri terpisah dari Bintan.

Wawako Tanjungpinang Rahma Ingin Tanjungpinang Punya BP Sendiri, Pisah dari BP Bintan
Istimewa
Foto Caption : Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma saat mengikuti diskusi publik dalam kegiatan Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementrian Agraria dan Tata Ruang/BPN di Harris Hotel Batam, Sabtu (31/8/2019). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma, menjadi narasumber pada gelaran diskusi publik Konsultasi Rencana Tata Ruang Kawasan Bintan, Batam, Karimun.

Diskusi publik ini diinisiasi Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementrian Agraria dan Tata Ruang/BPN di Harris Hotel Batam, Sabtu (31/8/2019).

Konsultasi publik ini merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2011 tentang penataan ruang kawasan strategis nasional Batam,  Bintan dan Karimun.  

Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN Abdul Kamarzuki menjelaskan Perpres Nomor 87 Tahun 2011 memang harus segera dievaluasi dan direvisi dengan menyesuaikan perkembangan investasi daerah yang terus mengalami perubahan. Menurut Abdul, tata ruang merupakan pintu investasi yang baik.

Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul dan Wakilnya Hj Rahma Antar JCH Tanjungpinang, Ini Pesan Syahrul

Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul dan Wakilnya Hj Rahma Borong Tiga Penghargaan dalam Tiga Hari

Hj Rahma Berikan Sinyal Akan Ada Pemilihan Ketua RT dan RW Serentak di Kota Tanjungpinang

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma Mulai Tempati Rumah Dinas di Senggarang. Ini Kesannya

"Hal ini bertujuan untuk keterjaminan pelaksanaan dalam operasional agar dapat berdampak baik bagi masyakarakat.

Saya mengapresiasi kepala daerah yang patuh dengan tata ruang.  Apabila ada masalah jangan ragu-ragu untuk berkonsultasi," ucap Abdul.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Madya di Hotel Four Points Jl. Andi Jemma No.130 Kota Makasar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7/2019).
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Madya di Hotel Four Points Jl. Andi Jemma No.130 Kota Makasar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7/2019). (Istimewa)

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepulauan Riau Naharudin menyebutkan, pola penataan ruang harus dilaksanakan secara hierarkis dan saling bersinergi.

"Untuk itu perlu kerja sama bagi kita semua agar penaataan ruang dapat berjalan dengan baik dengan konsep sesuai dengan arahan Perpres Nomor 87 Tahun 2011 tentang Penataan Ruang," ujar Naharudin.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma, dalam kajian dan usulannya menyampaikan, saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang telah menyesuaikan pembangunan dengan mematuhi tata ruang.

Tak Ada Permainan Solar di Tanjungpinang, Disperindag Sebut Alasan Kendaraan Antre di SPBU

Soal Kebakaran Hutan & Lahan, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Ancam Sikat Pelaku

Marak Kebakaran Hutan & Lahan, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Ancam Sikat Pelaku

Disperindag Pastikan, Tak Ada Kongkalikong Solar di Tanjungpinang, Pertamina Cuma Telat Antar

Hal ini menurut Rahma dibuktikan dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rencana Dasar Tata Ruang.

Rahma berharap, dengan adanya revisi Perpres Nomor 87 Tahun 2011, Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat memiliki Badan Kawasan sendiri.

"Selama ini Tanjungpinang masih bergabung dengan Badan Kawasan Bintan.

Untuk itu kami berharap revisi Perpres tersebut dapat melahirkan Badan Kawasan Kota Tanjungpinang agar perkembangan investasi di Tanjungpinang dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kemudahan kepada investor yang akan masuk ke Tanjungpinang," ucap Rahma.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma bersama Tim Kota Sehat meninjau Pasar Bintan Center, Sabtu (9/3/2019) siang.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma bersama Tim Kota Sehat meninjau Pasar Bintan Center, Sabtu (9/3/2019) siang. (TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN)

Sejauh ini, Tanjungpinang hanya memiliki 2 wilayah Free Trade Zone (FTZ) atau Kawasan Perdagangan Bebas yakni Dompak dan Senggarang.

"Kita meminta, agar kebijakan FTZ dapat diterapkan secara menyeluruh," minta Rahma. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved