Sabtu, 2 Mei 2026

HEADLINE TRIBUN BATAM

Kelangkaan BBM Makin Parah, Terjadi di Batam, Bintan dan Tanjungpinang

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, premium dan pertalite terjadi di Batam, Tanjungpinang dan Bintan dan menimbulkan antrean panjang.

Tayang:
wahyu
halaman 01 TB 

Selain sulit mendapatkan solar, Ia juga sering mendapatkan kondisi solar sudah dalam kondisi kosong alias sudah habis di SPBU.

"Kita berharap pemerintah serius melakukan pengawasan penyaluran minyak solar di Batam," kata Herbet.

Kondisi ini tidak hanya terjadi di Batam. Di Bintan dan Tanjungpinang juga terjadi kondisi serupa.

Pantauan Tribun di dua SPBU di Tanjungpinang, terlihat antrean kendaraan yang cukup panjang.

Antrean terjadi karena terjadi kelangkaan BBM tidak hanya jenis solar, tetapi juga premium dan pertalite.

Isto, seorang pengendara roda dua, mengatakan kelangkaan pertalite terjadi sejak pagi.

"Hampir semua habis. Solar, premium, sampai pertalite. Hanya ada Pertamax," ujarnya, Senin (7/10/2019).

Sementara itu Akbar, pengendara mobil yang sedang mengantre untuk mengisi BBM jenis solar mengaku kesal dengan kelangkaan ini.

"Kayaknya sudah di-setting ini. Masa langka solar musiman gini. Biasa dari tahun ke tahun pasti ada beberapa bulan terjadi kelangkaan solar," ujarnya.

Ia minta aparat penegak hukum menelusuri apakah adanya permainan mafia solar, dan jenis BBM lainnya yang mengakibatkan kelangkaan ini terjadi.

"Aparat yang berwenang harus cek kondisi ini. Jangan-jangan memang ada mafia BBM ini. Apalagi solar ini. Kalau betul harus disikat. Masyarakat yang sengsara soalnya," katanya

Kelangkaan BBM jenis solar di Tanjungpinang dirasakan warga sudah satu bulan terakhir mengalami kelangkaan.

Kondisi ini cukup mengganggu aktivitas warga sehari, termasuk untuk kendaraan yang sehari-hari beroperasi sebagai jasa angkutan.

Eri salah satunya. Warga kilometer 18 ini harus kejar-kejaran untuk mengantre di sejumlah SPBU. Ia tidak hanya mengincar solar Tanjungpinang, tapi juga hingga ke Bintan agar bisa mendapat solar.

"Ini saja dari pagi saya antrean di Batu 20, belum juga dapat solar. Kita orang miskin yang susah jadinya," katanya, Selasa (8/10).

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved