HEADLINE TRIBUN BATAM
Kelangkaan BBM Makin Parah, Terjadi di Batam, Bintan dan Tanjungpinang
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, premium dan pertalite terjadi di Batam, Tanjungpinang dan Bintan dan menimbulkan antrean panjang.
Ia mengatakan akibat kelangkaan solar ini, mata pencariannya sebagai jasa angkutan barang menjadi terhambat.
"Kita kerja jadi nggak bisa. Kalau sudah nggak bisa kerja mau kasih makan apa keluarga," ucapnya.
Ia mengaku, bila solar tidak mengalami kelangkaan, penghasilannya sehari bisa mencapai Rp 600 ribuan.
"Soalnya dalam sehari kita bisa dapat 3 kali trip. Satu trip kita bisa dapat Rp 200 ribu. Walapun itu pendapatan kotor ya," katanya.
Akibat kelangkaan solar ini, otomatis penghasilan bapak dua anak ini tersendat. Bahkan, dalam dua hari bisa tidak mendapatkan penghasilan sama sekali.
"Pernah itu, sudah berapa kali malah sampai dua hari nggak ada pemasukan. Begitu dapat solar, lori kita maksimalkan, minimal dapat satu trip aja. Sehari dapat satu trip kan hanya Rp 200 ribu. Bagaimana pun bisa menutupi beberapa hari yang kita nggak dapat sama sekali," kata Eri.
Ia berharap pemerintah segera mencarikan solusi atas persolan yang sangat dirasakan masyarakat saat ini.
"Tolonglah pemerintah kasih solusi. Jangan sampai ada lagi kelangkaan ini. Jangan hanya janji manis saat mau jadi. Bilang peduli, dan utamakan masyarakat," sebutnya.
Di Bintan kelangkaan juga terjadi. Sejumlah SPBU terjadi antrean panjang kendaraan untuk mengisi bahan bakar.
Di SPBU Tanjunguban, Minggu (6/10) lalu, antrean berakhir setelah BBM dinyatakan solar habis oleh pihak pengelola.
Hal yang sama terlihat di SPBU Toapaya Selatan KM 16, Kabupaten Bintan.
Akibat kondisi ini, sejumlah pengendara mengaku bosan. Mereka berharap segera ada solusi, dan kuota solar di Bintan ditambah.
"Setiap hari, saat solar datang selalu antre seperti ini, terkadang sampai dua jam kita nunggu. Bosan kalau setiap hari begini,"kata Soni, pengendara mobil box.
Zumakir, pengendara truk menuturkan, antrian panjang di SPBU Kilometer 16 Toapaya Selatan sudah sangat sering terjadi.
"Di SPBU ini solar setiap hari ada. Berbeda dengan SPBU seperti di Tanjungpinang dan Kijang itu tidak setiap hari,"terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/headline-09-oktober-2019.jpg)