Butuh Bantuan, Bayi Lima Bulan di Karimun Didiagnosis Alami Kerusakan Hati

Saat ini keluarga Diego juga mengalami keterbatasan dana. Per lima hari, Diego harus meminum obat seharga Rp 2,5 juta.

Butuh Bantuan, Bayi Lima Bulan di Karimun Didiagnosis Alami Kerusakan Hati
tribunbatam.id/istimewa
Diego Gyrie Alvino ketika tertidur di pangkuan ibunya, Sri Jayanti. Anak berusia lima bulan asal Karimun ini, alami kerusakan pada hatinya. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kondisi bayi laki-laki berusia lima bulan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri memperihatinkan.

Perut Bayi bernama Diego Gyrie Alvino itu membesar tidak seperti ukuran normal pada umumnya.

Pembuluh-pembuluh darahnya terlihat timbul dari perutnya.

Mata putra kedua Sugimin (30) dan Sri Jayanti (25) itu tak lagi jernih. 

Warnanya berubah kuning kehijau-hijauan.

Air seni Diego warnanya juga tidak wajar, berwarna cokelat seperti air teh.

Kondisi tersebut telah dialami Diego beberapa minggu terakhir.

Benarkah Teh Celup SariWangi Bangkrut? Ini Jawaban dari PT Unilever Indonesia

Alasan Mengapa Bayi Tak Boleh Diberi Madu, Para Bunda Harus Tau Ini

Kisah Seorang Pria di Bintan Mencuri AKI Demi Mencukupi Kebutuhan Anaknya yang Masih Bayi

Berawal saat ia buang air besar, yang keluar hanya cairan berwarna putih seperti bubur.

Kepada pihak keluarga, dokter menyampaikan Diego mengalami kerusakan pada lever (hati). 

Dokter menyarankan kepada Sugimin, ayah Diego agar anaknya menjalani operasi penggantian hati.

Halaman
12
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved