BATAM TERKINI

Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba di Batam, Wakapolda: Pelaku Coba Kabur saat Ditangkap

Polisi Polda Kepri menembak mati buron jaringan narkotika internasional bernama Edi Johan karena mencoba kabur saat akan ditangkap.

Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba di Batam, Wakapolda: Pelaku Coba Kabur saat Ditangkap
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi Polda Kepri menembak mati buron jaringan narkotika internasional bernama Edi Johan karena mencoba kabur saat akan ditangkap.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri mengatakan, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur untuk Edi Johan, seorang pelaku jaringan narkotika internasional.

Awalnya, pelaku diberi tembakan peringatan pertama namun justru membuat dia kabur dan ditembak oleh polisi.

"Petugas mengambil tindakan tegas dan terukur untuk Edi Johan. Karena dia mencoba kabur, setelah diberi tembakan peringatan pertama dia tidak menggubrisnya," terang Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri, saat memimpin konferensi pers di RS Bhayangkara Batam, Rabu (6/11/2019) sore.

Menurutnya, saat itu Edi Johan dibawa oleh petugas untuk mengungkap buron lainnya dalam peredaran narkotika jaringan internasional ini.

 Dua Warga Binaan Lapas Tanjungpinang Masuk Sindikat Narkoba Internasional

 Bareskrim Polri dan Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Satu Pelaku Tewas

"Dia (Edi Johan) kami bawa untuk menemukan sosok Mr. X yang hingga kini masih buron. Dia sosok tak terpisahkan dari peredaran ini," sambung Yan Fitri.Awal mula pengungkapan ini, menurutnya berawal dari keberhasilan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Polda Kepri menangkap sosok Hengki, salah satu pelaku dalam jaringan internasional ini.

Dari Hengki, dilakukan pengembangan untuk menemukan kelompok-kelompok lain dalam jaringan.

"Memang cukup lama waktu pengungkapan ini, sekitar tiga bulan. Dari Hengki ditemukan Akiong dan Apeng alias Edi yang mengendalikannya dari Lapas Tanjungpinang," ungkapnya.

 Puang Lalang Pimpinan Aliran Sesat Suruh Pengikutnya Bayar Zakat Sesuai Berat Badan, Rp 5000 per Kg

 Nasdem Kepri Resmi Tutup Penjaringan, Ada Nama Rudi, Ansar Ahmad dan Apri Sujadi

Keduanya memiliki peran berbeda. Akiong bertugas mengendalikan jalur masuk dan pendistribusian barang haram itu.

Sedangkan Apeng alias Edi, bertugas untuk mengondisikan aktivitas di lapangan.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved