BATAM TERKINI

Pemilik Bisnis Kosmetik Ilegal di Tiban Lengkapi Ruko dengan Banyak CCTv, Ini Cerita Warga

Dari cerita warga, penindakan bisnis kosmetik ilegal di ruko itu bukan hanya sekali, tetapi sudah lima kali. Gegara itu pemilik perbanyak cctv

Pemilik Bisnis Kosmetik Ilegal di Tiban Lengkapi Ruko dengan Banyak CCTv, Ini Cerita Warga
tribunbatam.id/ichwan nur fadillah
Suasana di luar ruko tempat penyimpanan kosmetik ilegal di Tiban Mentarau Batam. BPOM Kepri mengamankan sejumlah kosmetik ilegal dari ruko ini, beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dari informasi seorang warga, diketahui ruko tempat penyimpanan kosmetik ilegal di Tiban Mentarau, Kota Batam, sempat lima kali dilakukan penindakan oleh petugas berwenang.

Namun, pemilik bisnis tak pernah jera. Dia tetap bersikeras menjalankan bisnis itu dengan menambah kamera pengintai di beberapa sudut ruko miliknya.

"Hampir semua sisi, di dalam juga ada tampaknya. Di luar ruko juga ada, jadi tak berani ada yang macam-macam," kata warga yang tak ingin disebutkan namanya ini kepada Tribun Batam.

Kegiatan ilegal di ruko itu pun langsung ditindak oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepri beberapa waktu lalu.

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irawan, mengatakan penyimpanan produk kosmetik ilegal ini ditindaklanjuti atas adanya laporan yang masuk ke pihaknya.

"Kalau kami baru satu kali melakukan penindakan," jelasnya menjawab informasi yang Tribun Batam terima terkait lima kali penindakan di ruko kosmetik ilegal di Tiban Mentarau, Kota Batam, Selasa (3/12/2019).

Dia pun menyebut, jika sampai saat ini pihaknya masih terus mencari pemilik dari 'kerajaan bisnis' ini. 

Warga Sebut Orang di Ruko Jarang Ngomong

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepri mengamankan ratusan ribu produk kosmetik ilegal di Kota Batam, beberapa hari lalu.

Salah satunya berada di kawasan ruko Tiban Mentarau, Kota Batam.

Dari ruko ini, BPOM Kepri meringkus sebanyak 238 ribu kosmetik ilegal dengan taksiran nilai ekonomi sebanyak Rp 2 miliar.

Halaman
12
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved