Said Didu Tantang 'Nyali' Ercik Thohir Copot Oknum di Garuda: Karena Etika Sudah Dilanggar

Uji nyali diberikan Said Didu kepada Menteri BUMN Erick Thohir terkait dengan temuan barang-barang mewah di pesawat Airbus A330-900

Said Didu Tantang 'Nyali' Ercik Thohir Copot Oknum di Garuda: Karena Etika Sudah Dilanggar
Tribunnews/Jeprima
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN 2005-2010, Said Didu bersaksi untuk kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang ketiga Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019) malam 

TRIBUNBATAM.id -  Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2005-2010, Said Didu memberikan 'uji nyali' kepada Menteri BUMN, Erick Thohir.

Uji nyali tersebut diberikan Said Didu kepada Erick Thohir terkait dengan temuan barang-barang mewah di pesawat Airbus A330-900 yang dipesan maskapai Garuda Indonesia.

 

Salam acara Mata Najwa, Rabu (4/12/2019), Said Didu menantang Erick untuk langsung bersikap dan bertindak terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyelundupan barang mewah.

Said Didu mengapresiasi jika Erick memprioritaskan nilai etika.

Menurut Said Didu, nilai etika harus ada dan dipunyai oleh semua orang, terlebih mereka yang bekerja di bawah naungan BUMN.

Oleh karenanya, jika Erick mementingkan nilai etika, Said Didu meminta eks pemilik saham Inter Milan itu untuk mencopot oknum yang terlibat.

Meski saat ini Bea Cukai sedang melakukan investigasi, tapi akan lebih berani bagi Erick untuk langsung mencopot orang-orang yang bermain di kasus Garuda tanpa menunggu hasil investigasi.

"Saya ingin menguji nyali kepada Bapak Menteri tentang masuknya barang tidak halal ke Garuda."

"Saya senang Pak Menteri mementingkan etika nomor 1."

"Saya pikir tidak lagi menunggu bukti hukum kalau etikanya seperti ini," tegas Said Didu.

Terkait etika yang ditekankan Erick Thohir, Said Didu mengandaikan meskipun sesorang memiliki niat baik, tapi bila etikanya salah, maka ia tetaplah bersalah.

 

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved