BATAM TERKINI

Siapkan Dana Hingga Rp 1,5 Triliun, Ini Rencana Pengembangan Pelabuhan Kontainer Batu Ampar

Pengembangan pelabuhan Batu Ampar diprediksi menampung 2 juta TEUs dalam lima tahun kedepan dengan nilai investasi menembus Rp 1,5 Triliun.

Siapkan Dana Hingga Rp 1,5 Triliun, Ini Rencana Pengembangan Pelabuhan Kontainer Batu Ampar
TribunBatam.id/Argianto
Pekerja mengangkut material bangunan dari kapal KM Mayju ke atas truk pengangkut di Pelabuhan Internasional Batu Ampar, Batam, Rabu (12/2). Badan Pengusahaan Batam menyerahkan pengelolaan Pelabuhan Internasional Batuampar kepada Pelindo II untuk dikembangkan sehingga mampu menjadi pelabuhan yang dapat bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. 

BATAM,TRIBUNBATAM.id - Pengembangan pelabuhan Batu Ampar diprediksi menampung 2 juta TEUs dalam lima tahun kedepan.

Hal ini disampaikan perwakilan PT Pelindo II bersama mitranya dalam konsorsium PT Pelindo I dan Persero Batam saat menyampaikan grand design Pelabuhan Kontainer, Batu Ampar.

Direktur Utama PT. Pelindo II, Elvyn G. Masassya menjelaskan rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar kedepannya. Pihaknya menyiapkan grand design pengembangan Batu Ampar, dengan nilai investasi, Rp 400 miliar sampai Rp 1,5 triliun

Nilai investasi itu disiapkan untuk pengembangan kapasitas Pelabuhan Batu Ampar, dari sekitar 350 ribu TEUs menjadi 2 juta TEUs dalam lima tahun kedepan.

Pengembangan pelabuhan disiapkan mulai 2020 ini, untuk menjadi pelabuhan dengan full automatic.

Selain pengelolaan, pihaknya akan meningkatkan kualitas peralatan atau infrastruktur.

Revitalisasi untuk perbaikan infrastruktur dan memperdalam kedalaman kolamnya dari yang saat ini 4 sampai 10 meter, hingga menjadi menjadi 12 meter, sehingga kapal besar masuk.

"Itu yang kami lakukan dengan revitalisasi Batu Ampar. Kami memperdalam, sehingga kapal besar bisa masuk," katanya.

Diingatkan, kehadiran mereka bersama BP Batam, untuk mewujudkan Batam sebagai logistic centre.

"Kerja sama ini didasarkan atas permintaan pemerintah. Jadi bukan dalam konteks persaingan. Tapi untuk menjalankan arahan pemerintah," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved