KAVELING BODONG DI BATAM

Direktur PT PMB Bantah Kabur dan Dipanggil KLHK RI terkait Dugaan Alih Fungsi Lahan di Batam

Direktur PT PMB, Ayung membantah tuduhan yang menyebutkan jika dirinya kabur. Ayung juga membantah dia mendapat panggilan dari pihak KLHK

Direktur PT PMB Bantah Kabur dan Dipanggil KLHK RI terkait Dugaan Alih Fungsi Lahan di Batam
TRIBUNBATAM.ID/ICHWAN NUR FADILLAH
Kondisi kavling bodong di area hutan lindung di Batam yang dijual PT PMB sebagian sudah dibangun oleh warga yang jadi korban penipuan. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Direktur PT. Prima Makmur Batam (PMB), Ayung membantah tuduhan yang menyebutkan jika dirinya kabur.

Kepada Tribun Batam, Ayung mengaku dia sedang berada di Jakarta.

"Saya masih meeting di sini," ungkapnya saat dihubungi, Senin (24/2/2020).

Walau terkesan irit bicara, Ayung juga membantah jika dia mendapat panggilan dari pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia terkait kasus dugaan alih fungsi hutan lindung di kawasan Punggur, Kota Batam.

Ia bahkan menuding jika pihak KLHK seolah bekerja tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Seperti penculik dan perampok. Karena saat saya datang ke lokasi untuk menemui Pak Zazli (komisaris), tiba-tiba saya dihadang oleh pria bernama Yasin yang mengaku dari Gakkum pusat. Saya tanya perihal surat tugas atau perintah kerja, tapi tidak digubris," sambungnya.

Ayung merasa kesal. Apalagi setelah mendengar jika Komisaris PT. PMB bernama Zazli telah dibawa menuju Kantor BKSDA Wilayah II Batam di Sekupang.

"Lalu dibilang lagi jika Pak Zazli sudah di bandara. Saya hubungi nomor dia (Zazli) sudah tidak aktif. Bahasa orang itu operasi tangkap tangan," keluhnya.

Ayung merasa dipermainkan. Sebab tak ada pemberitahuan terkait dibawanya Komisaris PT. PMB, Zazli oleh pihak Gakkum KLHK.

Lanjutnya, penindakan ini sangat lucu jika hanya merujuk surat kunjungan kerja (kunker) DPR RI.

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved