BATAM TERKINI
KECELAKAAN di Bukit Daeng Batam, Polisi Ungkap Kronologi dan Kondisi Korban Lakalantas
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Muchlis Nadjar mengungkapkan kronologi dan kondisi korban kecelakaan lalu lintas di Bukit Daeng Batam.
Apalagi belum lama ini, kecelakaan maut juga terjadi di sana dan menyebabkan seorang calon pengantin di Batam bernama Sri Wahyuni meninggal dunia.
"Tumbal lagi. Dibiasakan lewat Bukit Daeng bunyikan klakson," tulis seorang warga Batam di media sosial menanggapi lakalantas itu, Senin (24/2/2020).
Dalam video, tampak kecelakaan melibatkan satu mobil jenis truk mini dengan merek Nissan Cabstar putih bernomor Plat BP 9801 DE dan mobil lain jenis pick up.
Lokasinya pun tak berada jauh dari spanduk bertuliskan 'Sri Ora Bakal Bali, Bimbar Ambyar!", spanduk solidaritas untuk Sri Wahyuni setelah meregang nyawa diakibatkan ulah oknum pengemudi Bimbar, beberapa hari lalu.
Hingga berita ditulis, TRIBUNBATAM.id masih melakukan upaya konfirmasi kepada pihak berwenang.
Eriza Masih Dirawat Intensif
Erisza Audriana Yuliana mengalami luka berat saat kecelakaan di Bukit Daeng, Batam, Senin (17/2/2020) lalu.
Saat ini, adik kandung Sri Wahyuni, calon pengantin yang meninggal dunia di lokasi kecelakaan tersebut kini masih dirawat secara intensif di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Awal Bros.
Galih, anggota Paguyuban Jawa asal Magetan (Magma) menjelaskan, saat ini Eriza telah sadar.
Saat kecelakaan maut yang melibatkan bimbar dan beberapa motor itu, diketahui Erisza Audriana Yuliana satu motor dengan korban Sri Wahyuni.
"Terakhir, malam kemarin saya jenguk. Kondisinya masih lemas, belum stabil dan masih di ruangan ICU," ujar Galih, Jumat (21/2/2020).
Disampaikan Galih, kondisi terakhir Ria, meski masih lemas namun telah bisa merespons dan sesekali menjawab pertanyaan orang yang hadir membesuknya.
"Kata dokter masih dalam proses pemulihan pasca operasi penanaman pen di bagian pinggulnya. Namun memang masih lemas," terang Galih.
Saat ini, dokter masih memantau kondisi Ria hingga Minggu (23/2/2020) nanti.
"Jika memungkinkan maka setelah itu perawatannya akan dipindahkan ke ruangan biasa," sambung Galih.