Selasa, 14 April 2026

Bentrok TNI-Polri, Salah Paham yang Berujung Satu Markas Polisi Sektor Ringsek

Dandim 0210/TU Letkol Czi Roni Agus Widodo melalui Pasintel Kapten Ctp Sodogoron Situmorang menjelaskan, insiden terjadi karena kesalahpahaman.

Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Bentrok antar-aparat pecah di jalan Lintas Sumatera,Tarutung-Sipirok, Silangkitang, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Kamis (27/2/2020) siang.

Kejadian ini mengakibatkan enam personel polisi dan satu warga sipil terluka. Selain itu, satu markas polisi sektor (polsek) rusak.

Pascainsiden dua lembaga ini melakukan mediasi di Kantor Polres Taput, Jumat (28/2/2020).

Dandim 0210/TU Letkol Czi Roni Agus Widodo melalui Pasintel Kapten Ctp Sodogoron Situmorang menjelaskan, insiden terjadi karena kesalahpahaman.

Kronologi Bentrok TNI vs Brimob, Bermula Insiden Tamparan hingga Picuh Rusuh, 4 Polisi Luka-luka

Kasus Bentrok TNI- Brimob Batam Langsung Diambilalih Pusat

Kronologis Simpang Siur, Komisi I DPR-RI Akan Investigasi Bentrok TNI-Polri

Kejadian tersebut, kata Pasintel, telah ditangani dan dilakukan langkah-langkah persuasif.

Saat ini Koramil dari Pahae Jae dan Pahae Julu telah ditempatkan membantu pengamanan dan penjagaan di Polsek Pahae Jae dan Pahae Julu.

Untuk langkah pencegahan bentrok susulan, Batalyon 123 menerapkan pencabutan izin keluar prajurit untuk sementara.

Investor Asing di Batam Ketakutan Pascabentrok TNI-Polri

Pimpinan DPR Sedih Bentrok TNI-Polri di Batam

Kata Kurang Sopan Dari Petugas TNI AU, Larang Dihan Jemput Mertua di Bandara Hangnadim Batam

"Semua prajurit diam di Batalyon, tidak boleh keluar barak dan izin keluar dicabut sementara,'' terang Pasintel.

Saat ini dilakukan upaya perdamaian mulai tingkat paling bawah sampai tingkat pimpinan.

Informasi yang dihimpun, bentrokan terjadi tatkala Kapolsek Pahae Jae, Polres Taput AKP Ramot S Nababan bersama beberapa personelnya mengatur lalu lintas akibat kecelakaan tunggal truk.

Kecelakaan itu membuat kondisi jalan macet. Saat itu, datang mobil dari arah Sipirok menuju Tarutung yang ditumpangi Komandan Kompi (Danki) A Batalyon Infanteri 123 Rajawali, Kapten Infanteri Ridwan.

Sarjana Ilmu Komputer Diringkus Polisi, Buat Hoaks Virus Corona di Bandara Soekarno Hatta

Akhirnya Polisi Ungkap Sosok Arogan Penganiaya Sopir Ambulans Saat Bawa Jenazah, Kelakuannya Dikecam

HATI-HATI Dalam Bermedsos, Polisi Bentuk Tim Satgas Nusantara Awasi Warganet Jelang Pilkada Serentak

Saat mobil yang dikendarai Danki berusaha lewat di tengah kondisi macet, Kapolsek menegur hingga terjadi adu mulut dan memancing pihak lain.

Keributan dilerai oleh petugas Bhabinsa dari Koramil setempat, yang juga berada di lokasi. Kedua pihak yang bertikai kemudian dibawa untuk ditenangkan.

Tiba-tiba, sekira pukul 14.00 WIB, sejumlah petugas diduga oknum TNI datang ke lokasi, dan bentrokan terjadi.

Setelah bentrok, sejumlah orang diduga oknum TNI meninggalkan lokasi dan kembali ke arah Tarutung.(*)

Artikel ini kompilasi dari artikel yang telah tayang di https://medan.tribunnews.com/ dan https://www.kompas.com/

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved