Breaking News:

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Teriak Minta Ampun Setelah Korban Melawan dan Tarik Alat Vitalnya

Seorang pria berinisial KTA alias Y (22) warga Pulupanjang, Kabupaten Sumba Timur melakukan aksi percobaan pemerkosaan terhadap korban SY (45) yang be

Surya.co.id
Ilustrasi pelecehan seksual 

Ini kronologi kasus percobaan pemerkosaan terhadap ibu guru oleh pria lajang di Sumba Timur

WAINGAPU, TRIBUNBATAM.id - Pelaku Percobaan pemerkosaan minta ampun kepada korban saat kemalunnya ditarik korban.

Akhirnya Niat untuk memoperkosa gadis muda tersebut gagal dilakukan oleh pelaku.

Seorang pria berinisial KTA alias Y (22) warga Pulupanjang, Kabupaten Sumba Timur melakukan aksi percobaan pemerkosaan terhadap korban SY (45) yang berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah di Kabupaten Sumba Timur.

Negative Corona, 12 Ship Crew Quarantined in the Middle of the Sea will Sent Home on Saturday (7/3)

Bakal Dihadiri Sejumlah Menteri, Sekjen BNPP Pantau Persiapan Gerbangdutas di Anambas

Penjaga Sungai Cimanuk Tetap Bertahan Meski Gubuknya Tergenang Air yang Meluap

Kasus dugaan perkara tindak pidana tersebut terjadi di halaman belakang rumah korban yang ada di salah satu komplek di wilayah Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Senin (2/3/2020) sekitar pukul 04.30 Wita.

Pada saat itu tersangka Y datang ke rumah korban dengan mengetuk jendela dimana saat itu korban tidur sendiri di rumahnya.

Tersangka datang dengan alasan untuk mengecas handpohonenya.

"Mendengar ketukan dari jendela itu lantas korban bertanya siapa? lalu tersangka menjawab dengan menyebutkan namanya, lalu korban bertanya untuk apa? jawab tersangka untuk cas HP,"jelas Made mengutip percakapan antara tersangka Y dengan korban.

Korban kemudian bangun lalu membuka pintu, lantas menyorongkan tangan untuk mengambil HP, namun pintu ditabrak oleh pelaku Y, kemudian pelaku melakukan aksi percobaan pemerkosaan dengan menyerat korban dan memeluk korban dari arah belakang sempat meremas payudara korban.

Pelaku juga mencekik leher korban dan berusaha menutupi mulut dan hidung korban dengan switer (jaket).

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved