BATAM TERKINI
DERETAN Upaya BP Batam Tangani Krisis Air Batam, Salat Istisqa hingga Bersihkan Enceng Gondok
Badan Pengusahaan (BP) Batam mengaku sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasi krisis air di wilayah Batam. Apa saja?
BP Batam mengungkapkan akan melakukan penyambungan pipa air dari waduk Tembesi masuk ke waduk Duriangkang.
BP Batam tetap melelang untuk penyambungan air dari waduk Tembesi masuk ke Duriangkang.
"Jadi semua usaha kita jalankan, tidak satu saja. Proses lelang panjang. DED sudah ada. Memang butuh waktu," kata Rudi.
Bersihkan eceng gondok di Dam Duriangkang

Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam baru berhasil membersihkan sekitar 30 ribu meter per segi atau sekitar 3 hektare (ha) area Dam Duriangkang dari gulma enceng gondok.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Humas dan Promosi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar.
"Keberhasilan pembersihan eceng gondok ini memang sangat dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama para pihak di Kota Batam," ujarnya, Kamis (26/12/2019).
Kolaborasi tersebut, kata dia, tidak hanya dibutuhkan dalam membersihkan, namun juga untuk membantu dalam mencegah masuknya limbah domestik dan pupuk ke dalam genangan waduk.
"Sehingga pembersihan eceng gondok yang ada di dalam waduk Duriangkang, lebih maksimal," tuturnya.
Tergolong sedikit dari luasan eceng gondok di waduk Duriangkang yang sudah mencapai sekitar 180 ha dari genangan waduk seluas 2.400 ha pada elevasi 7,5 meter.
Pada 2020 mendatang pihaknya tetap melanjutkan pembersihan eceng gondok di Waduk Duriangkang. Selalu berusaha selesai dengan tuntas.
Dengan menggunakan peralatan satu unit harvester atau mesin pembersih eceng gondok dan butuh waktu selama 4 tahun bersihkan eceng gondok di Dam Duriangkang.
Dendi berharap kerjasama semua pihak melanjutkan pembersihan Waduk Duriangkang pada tahun 2020 mendatang, agar upaya penanganan eceng gondok di Waduk Duriangkang yang 70 persen sumber air baku di Kota Batam berasal dari waduk ini, dapat dilaksanakan secara tepat dan efisien sesuai dengan target waktu yang ditetapkan.
"Kegiatan seperti ini perlu untuk mendapat masukan dari para ahli," tuturnya.
sementara itu, Kepala BP Batam menegaskan, BP Batam melakukan penjagaan pengurangan air dengan menghabiskan atau membasmi eceng gondok masih berjalan terus.