VIRUS CORONA DI SINGAPURA

Kehebatan Singapura Hadapi Covid-19, Persiapkan Tenaga Medis Sejak Beberapa Tahun Lalu

Meski banyak negara mengalami kendala dengan banyaknya petugas medis yang terinfeksi, Singapura justru sebaliknya.

AFP
Ilustrasi warga Singapura menghadapi wabah virus Corona. 

Hal itu lantaran petugas medis menjadi garda terdepan yang bertindak langsung untuk merawat pasien positif virus corona.

Hal itu membuat mereka memiliki kemungkinan terapar yang besar.

Dilansir TribununnewsWiki.com dari South China Morning Post, Minggu (29/3/2020), sembilan dokter di Filipina telah meninggal karena positif Covid-19.

ILUSTRASI - Para lansia Hong Kong dalam antrian untuk mendapatkan masker di Tai Wai, Hong Kong di tengah wabah virus corona.
ILUSTRASI - Para lansia Hong Kong dalam antrian untuk mendapatkan masker di Tai Wai, Hong Kong di tengah wabah virus corona. (tangkap layar foto Felix Wong via SCMP)

Dua di antara dokter itu tertular karena pernah merawat pasien yang berbohong mengenai riwayat perjalanannya.

Di Spanyol, di mana lebih dari 5.400 pekerja perawatan kesehatan telah terinfeksi (sekitar 14 persen dari pasien negara itu).

Hal itu membuat tidak ada lagi pekerja yang cukup untuk merawat pasien.

Erick Thohir Cancel the Free Homecoming, Funds Used to Handling the Coronavirus

VIDEO - APD dan 40 Ton Alat Kesehatan dari China Tiba di Bandara Soekarno Hatta

Di Italia, virus membunuh seorang dokter yang tidak punya pilihan selain bekerja tanpa sarung tangan.

Amerika Serikat juga mengalami hal serupa, di mana rumah sakit di sana dibanjiri oleh pasien Covid-19.

Negara adi daya itu juga sudah melaporkan kekurangan berbagai kebutuhan medis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS pada 7 Maret mengeluarkan pedoman sementara yang mengatakan, petugas kesehatan yang terpapar coronavirus dapat diminta untuk kembali bekerja selama mereka mengenakan masker dan tidak menunjukkan gejala.

Menengok Kesiapan Singapura dalam Menghadapi Pandemi

ILUSTRASI - Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun  pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma.
ILUSTRASI - Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. (ANDREAS SOLARO / AFP)

Meski banyak negara mengalami kendala dengan banyaknya petugas medis yang terinfeksi, Singapura justru sebaliknya.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved