VIRUS CORONA
Cara Membuat Masker Kain Berstandar Menurut Ahli, Murah dan Bisa Cegah Penularan Corona
sebuah penelitian dari Cambridge University meneliti masker buatan rumah sebagai alternatif dari masker komersial atau bedah.
Yaitu, struktur dan komposisi, ukuran, bentuk, dan sifat fisik partikel-partikel yang terpapar pada bahan.
Kenyamanan harus menjadi faktor penting dalam pemilihan bahan masker buatan rumah.
Bagaimana masker itu tak membuat orang sulit bernapas dan dapat mengurangi kemungkinan infeksi.
• Pembangunan RS Khusus Covid-19 di Pulau Galang Batam, Sempat Ditolak Hingga Jadi Atensi Presiden
• Demi Bawa Neymar Kembali ke Camp Nou, Barcelona Siap Korban Antoine Griezmann
Tetapi yang perlu diingat, itu tidak akan menghilangkan resiko seseorang tertular virus.
Namun masker buatan rumah juga membantu melindungi mereka dari potensi penularan virus, bakteri, infeksi pernafasan, dan bulir bersin.
Grid.ID melansir dari Kompas.com, masker wajah buatan sendiri atau masker kain memang tidak seefektif masker bedah atau respirator N95.
Mayoritas ahli mengatakan bahwa lebih baik menggunakan masker wajah buatan sendiri dibandingkan tidak sama sekali dalam hal mencegah penyebaran virus corona.
Sebuah studi pada 2013 mengamati kemampuan masker yang terbuat dari bahan kaus katun untuk mencegah penyebaran influenza.
Para peneliti menemukan, masker buatan ini efektivitasnya sepertiga dari efektivitas dengan menggunakan masker bedah.
• ADA Pasien Covid-19 Curhat Lewat WhatsApp, Ini Pesan Anggota DPRD Batam ke Pemko
• Datangi Bandara RHF, Warga Galang Batang Bintan Ingin Lihat Proses Pemulangan TKA Cina
Bahkan, masker buatan sendiri secara signifikan mengurangi jumlah mikroorganisme yang tersebar.
Pembuatan masker kain dapat menggunakan bahan-bahan umum yang mudah ditemukan.
Lapisan-lapisan masker menjadi kunci pembuatan masker yang efektif.
Hal ini juga penting untuk membuat masker yang membentuk ukuran yang pas di mulut dan hidung sehingga partikel tidak bisa masuk melalui celah yang ada.
Masker dengan lapisan luar yang halus, lapisan tengah yang tebal, dan dijalin dengan erat seperti nilon atau kapas.
Disarankan untuk tidak menggunakan wol atau kain lain yang dapat menyebabkan alergi dan iritasi kulit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/01042020_pengerajin-menyelesaikan-pembuatan-masker-kain-di-bandar-lampung.jpg)